# Indonesian translation of gdm manual # Copyright (C) 2010 THE gdm manual'S COPYRIGHT HOLDER # This file is distributed under the same license as the gdm package. # Andika Triwidada , 2010, 2011, 2012, 2013. # msgid "" msgstr "" "Project-Id-Version: gdm-help gnome-3-20\n" "POT-Creation-Date: 2016-05-26 21:08+0000\n" "PO-Revision-Date: 2016-06-21 00:46+0700\n" "Last-Translator: Andika Triwidada \n" "Language-Team: GNOME Indonesian Translation Team \n" "Language: id_ID\n" "MIME-Version: 1.0\n" "Content-Type: text/plain; charset=UTF-8\n" "Content-Transfer-Encoding: 8bit\n" "Plural-Forms: nplurals=1; plural=0;\n" "X-Poedit-Basepath: .\n" "X-Generator: Poedit 1.8.8\n" "X-Poedit-SearchPath-0: /S/gnome/gdm/docs\n" #. Put one translator per line, in the form NAME , YEAR1, YEAR2 msgctxt "_" msgid "translator-credits" msgstr "Andika Triwidada , 2010, 2011, 2012, 2013." #. (itstool) path: articleinfo/title #: C/index.docbook:13 msgid "GNOME Display Manager Reference Manual" msgstr "Manual Rujukan Manajer Tampilan GNOME" #. (itstool) path: revhistory/revision #: C/index.docbook:16 msgid "0.0 2008-09" msgstr "0.0 2008-09" #. (itstool) path: abstract/para #: C/index.docbook:23 msgid "GDM is the GNOME Display Manager, a graphical login program." msgstr "GDM adalah Manajer Tampilan GNOME, suatu program log masuk grafis." #. (itstool) path: authorgroup/author #: C/index.docbook:29 msgid "" "MartinK. Petersen
mkp@mkp.net " msgstr "" "MartinK. Petersen
mkp@mkp.net " #. (itstool) path: authorgroup/author #: C/index.docbook:36 msgid "GeorgeLebl
jirka@5z.com
" msgstr "GeorgeLebl
jirka@5z.com
" #. (itstool) path: authorgroup/author #: C/index.docbook:42 msgid "JonMcCann
mccann@jhu.edu
" msgstr "JonMcCann
mccann@jhu.edu
" #. (itstool) path: authorgroup/author #: C/index.docbook:48 msgid "" "RayStrode
rstrode@redhat.com
" msgstr "" "RayStrode
rstrode@redhat.com
" #. (itstool) path: authorgroup/author #: C/index.docbook:54 msgid "" "BrianCameron
Brian.Cameron@Oracle.COM
" msgstr "" "BrianCameron
Brian.Cameron@Oracle.COM
" #. (itstool) path: articleinfo/copyright #: C/index.docbook:61 msgid "1998 1999 Martin K. Petersen" msgstr "1998 1999 Martin K. Petersen" #. (itstool) path: articleinfo/copyright #: C/index.docbook:66 msgid "2001 2003 2004 George Lebl" msgstr "2001 2003 2004 George Lebl" #. (itstool) path: articleinfo/copyright #: C/index.docbook:72 msgid "2003 2007 2008 Red Hat, Inc." msgstr "2003 2007 2008 Red Hat, Inc." #. (itstool) path: articleinfo/copyright #: C/index.docbook:78 msgid "2003 2011 Oracle and/or its affiliates. All rights reserved." msgstr "2003 2011 Oracle dan/atau afiliasinya. Semua hak dipertahankan." #. (itstool) path: legalnotice/para #: C/index.docbook:2 msgid "" "Permission is granted to copy, distribute and/or modify this document under the terms of the GNU Free Documentation License (GFDL), " "Version 1.1 or any later version published by the Free Software Foundation with no Invariant Sections, no Front-Cover Texts, and no " "Back-Cover Texts. You can find a copy of the GFDL at this link or in the file COPYING-" "DOCS distributed with this manual." msgstr "" "Hak diberikan untuk menyalin, mendistribusikan, dan/atau mengubah dokumen ini di bawah persyaratan GNU Free Documentation License " "(GFDL, Lisensi Dokumentasi Bebas GNU), Versi 1.1 atau sebarang versi setelahnya yang dipublikasikan oleh Free Software Foundation tanpa " "Invariant Section, tanpa Front-Cover Texts, dan tanpa Back-Cover Texts. Anda dapat menemukan salinan dari GFDL pada taut ini atau di dalam berkas COPYING-DOCS yang didistribusikan bersama panduan ini." #. (itstool) path: legalnotice/para #: C/index.docbook:12 C/legal.xml:12 msgid "" "This manual is part of a collection of GNOME manuals distributed under the GFDL. If you want to distribute this manual separately from " "the collection, you can do so by adding a copy of the license to the manual, as described in section 6 of the license." msgstr "" "Manual ini adalah bagian dari suatu koleksi manual GNOME yang disebarkan di bawah GDFL. Bila Anda ingin menyebarkan manual ini secara " "terpisah dari koleksi, Anda dapat melakukannya dengan menambahkan salinan lisensi ke manual, sebagaimana dijelaskan di bagian 6 dari " "lisensi." #. (itstool) path: legalnotice/para #: C/index.docbook:19 C/legal.xml:19 msgid "" "Many of the names used by companies to distinguish their products and services are claimed as trademarks. Where those names appear in " "any GNOME documentation, and the members of the GNOME Documentation Project are made aware of those trademarks, then the names are in " "capital letters or initial capital letters." msgstr "" "Banyak nama yang dipakai oleh perusahaan-perusahaan untuk membedakan produk dan layanan mereka diklaim sebagai merek dagang. Ketika " "nama-nama tersebut muncul di dalam sebarang dokumentasi GNOME, and anggota Projek Dokumentasi GNOME disadarkan atas merek dagang " "tersebut, maka nama-nama akan ditulis dalam huruf besar atau huruf awal huruf besar." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:35 C/legal.xml:35 msgid "" "DOCUMENT IS PROVIDED ON AN \"AS IS\" BASIS, WITHOUT WARRANTY OF ANY KIND, EITHER EXPRESSED OR IMPLIED, INCLUDING, WITHOUT LIMITATION, " "WARRANTIES THAT THE DOCUMENT OR MODIFIED VERSION OF THE DOCUMENT IS FREE OF DEFECTS MERCHANTABLE, FIT FOR A PARTICULAR PURPOSE OR NON-" "INFRINGING. THE ENTIRE RISK AS TO THE QUALITY, ACCURACY, AND PERFORMANCE OF THE DOCUMENT OR MODIFIED VERSION OF THE DOCUMENT IS WITH " "YOU. SHOULD ANY DOCUMENT OR MODIFIED VERSION PROVE DEFECTIVE IN ANY RESPECT, YOU (NOT THE INITIAL WRITER, AUTHOR OR ANY CONTRIBUTOR) " "ASSUME THE COST OF ANY NECESSARY SERVICING, REPAIR OR CORRECTION. THIS DISCLAIMER OF WARRANTY CONSTITUTES AN ESSENTIAL PART OF THIS " "LICENSE. NO USE OF ANY DOCUMENT OR MODIFIED VERSION OF THE DOCUMENT IS AUTHORIZED HEREUNDER EXCEPT UNDER THIS DISCLAIMER; AND" msgstr "" "DOKUMEN DISEDIAKAN DALAM BENTUK \"APA ADANYA\", TANPA JAMINAN APAPUN, YANG DINYATAKAN MAUPUN TERSIRAT, TERMASUK, TANPA PEMBATASAN, " "JAMINAN BAHWA DOKUMEN ATAU VERSI YANG DIMODIFIKASI DARI DOKUMEN BEBAS DARI KERUSAKAN YANG DAPAT DIPERJUALBELIKAN, COCOK UNTUK KEPERLUAN " "TERTENTU ATAU TAK MELANGGAR. SEMUA RESIKO ATAS KUALITAS, KETEPATAN, DAN KINERJA DOKUMEN ATAU VERSI YANG DIMODIFIKASI ADA PADA ANDA. " "BILA SEBARANG DOKUMEN ATAU VERSI YANG DIMODIFIKASI DARI DOKUMEN TERBUKTI RUSAK DALAM HAL APAPUN, ANDA (BUKAN PENULIS AWAL, PENGARANG, " "ATAU SEBARANG PENYUMBANG) MENANGGUNG BIAYA UNTUK PELAYANAN, PERBAIKAN, ATAU KOREKSI YANG DIPERLUKAN. DISKLAIMER JAMINAN INI MENJADI " "BAGIAN ESENSIAL DARI LISENSI INI. TIDAK ADA PEMAKAIAN SEBARANG DOKUMEN ATAU VERSI YANG DIMODIFIKASI DARI DOKUMEN YANG DIIJINKAN KECUALI " "DI BAWAH DISKLAIMER INI, DAN" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:55 C/legal.xml:55 msgid "" "UNDER NO CIRCUMSTANCES AND UNDER NO LEGAL THEORY, WHETHER IN TORT (INCLUDING NEGLIGENCE), CONTRACT, OR OTHERWISE, SHALL THE AUTHOR, " "INITIAL WRITER, ANY CONTRIBUTOR, OR ANY DISTRIBUTOR OF THE DOCUMENT OR MODIFIED VERSION OF THE DOCUMENT, OR ANY SUPPLIER OF ANY OF SUCH " "PARTIES, BE LIABLE TO ANY PERSON FOR ANY DIRECT, INDIRECT, SPECIAL, INCIDENTAL, OR CONSEQUENTIAL DAMAGES OF ANY CHARACTER INCLUDING, " "WITHOUT LIMITATION, DAMAGES FOR LOSS OF GOODWILL, WORK STOPPAGE, COMPUTER FAILURE OR MALFUNCTION, OR ANY AND ALL OTHER DAMAGES OR " "LOSSES ARISING OUT OF OR RELATING TO USE OF THE DOCUMENT AND MODIFIED VERSIONS OF THE DOCUMENT, EVEN IF SUCH PARTY SHALL HAVE BEEN " "INFORMED OF THE POSSIBILITY OF SUCH DAMAGES." msgstr "" "TIDAK DI BAWAH KEADAAN APAPUN DAN TIDAK DI BAWAH TEORI HUKUM, APAKAH TORT (TERMASUK KETIDAKPEDULIAN), KONTRAK, ATAU APAPUN, DIMANA " "PENGARANG, PENULIS AWAL, SEBARANG PENYUMBANG, ATAU SEBARANG DISTRIBUTOR DOKUMEN ATAU VERSI YANG DIMODIFIKASI DARI DOKUMEN, ATAU " "SEBARANG SUPPLIER DARI SEBARANG PIHAK, BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEBARANG ORANG BAGI SEBARANG KERUSAKAN LANGSUNG, TAK LANGSUNG, KHUSUS, " "INSIDENTAL, ATAU KONSEKUENSIAL DARI APAPUN TERMASUK, TANPA PEMBATASAN, KERUSAKAN ATAS HILANGNYA GOODWILL, BERHENTINYA PEKERJAAN, " "KEGAGALAN KOMPUTER, ATAU MALFUNGSI, ATAU SEBARANG DAN SEMUA KERUSAKAN LAIN ATAU KEHILANGAN YANG TIMBUL KARENA ATAU TERKAIT DENGAN " "PENGGUNAAN DOKUMEN DAN VERSI YANG DIMODIFIKASI DARI DOKUMEN, BAHKAN BILA PIHAK TERSEBUT MESTINYA TELAH DIBERITAHU TENTANG KEMUNGKINAN " "KERUSAKAN TERSEBUT." #. (itstool) path: legalnotice/para #: C/index.docbook:28 C/legal.xml:28 msgid "" "DOCUMENT AND MODIFIED VERSIONS OF THE DOCUMENT ARE PROVIDED UNDER THE TERMS OF THE GNU FREE DOCUMENTATION LICENSE WITH THE FURTHER " "UNDERSTANDING THAT: <_:orderedlist-1/>" msgstr "" "DOKUMEN DAN VERSI YANG DOKUMEN YANG DIMODIFIKASI DISEDIAKAN DI BAWAH PERSYARATAN LISENSI GNU FREE DOCUMENTATION DENGAN PENGERTIAN LEBIH " "LANJUT BAHWA: <_:orderedlist-1/>" #. (itstool) path: articleinfo/releaseinfo #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:86 C/index.docbook:97 msgid "This manual describes version 2.26.0 of the GNOME Display Manager. It was last updated on 02/10/2009." msgstr "Manual ini menjelaskan Manajer Tampilan GNOME versi 2.26.0. Terakhir diperbarui pada 02/10/2009." #. (itstool) path: sect1/title #: C/index.docbook:95 msgid "Terms and Conventions Used in This Manual" msgstr "Istilah dan Konvensi yang Dipakai di Manual Ini" #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:102 msgid "" "Chooser - A program used to select a remote host for managing a display remotely on the attached display (gdm-host-chooser)." msgstr "" "Chooser/Pemilih - Suatu program yang dipakai untuk memilih suatu host jauh untuk mengelola tampilan dari jauh pada tampilan yang " "tersambung (gdm-host-chooser)." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:107 msgid "" "FreeDesktop - The organization providing desktop standards, such as the Desktop Entry Specification used by GDM. http://www.freedesktop.org." msgstr "" "FreeDesktop - Organisasi yang menyediakan standar desktop, seperti misalnya Spesifikasi Entri Desktop yang dipakai oleh GDM. http://www.freedesktop.org." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:113 msgid "GDM - GNOME Display Manager. Used to describe the software package as a whole." msgstr "GDM - Manajer Tampilan GNOME. Dipakai untuk menjelaskan paket perangkat lunak secara utuh." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:118 msgid "Greeter - The graphical login window (provided by gnome-shell)." msgstr "Greeter/Penyapa - Jendela log masuk grafis (disediakan oleh gdm-simple-greeter)." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:122 msgid "PAM - Pluggable Authentication Mechanism" msgstr "PAM - Pluggable Authentication Mechanism" #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:126 msgid "XDMCP - X Display Manage Protocol" msgstr "XDMCP - X Display Manage Protocol" #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:130 msgid "" "Xserver - An implementation of the X Window System. For example the Xorg Xserver provided by the X.org Foundation http://www.x.org." msgstr "" "Xserver - Suatu implementasi Sistem X Window. Misalnya Xserver Xorg yang disediakan oleh X.org Foundation http://www.x.org." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:136 msgid "" "Paths that start with a word in angle brackets are relative to the installation prefix. I.e. <share>/pixmaps/ refers to /usr/share/pixmaps if GDM was configured with --prefix=/usr." msgstr "" "Path yang diawali dengan suatu kata yang diapit oleh tanda lebih dari dan kurang dari, posisinya relatif terhadap prefiks instalasi. " "Artinya <share>/pixmaps/ mengacu ke /usr/share/pixmaps bila GDM ditata dengan " "--prefix=/usr." #. (itstool) path: sect1/title #: C/index.docbook:147 msgid "Overview" msgstr "Ringkasan" #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:150 msgid "Introduction" msgstr "Perkenalan" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:152 msgid "" "The GNOME Display Manager (GDM) is a display manager that implements all significant features required for managing attached and remote " "displays. GDM was written from scratch and does not contain any XDM or X Consortium code." msgstr "" "Manajer Tampilan GNOME (GNOME Display Manager, GDM) adalah manajer tampilan yang mengimplementasikan semua fitur signifikan yang " "diperlukan untuk mengelola tampilan yang tersambung langsung dan jarak jauh. GDM ditulis dari awal dan tidak memuat sebarang kode XDM " "atau X Consortium." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:159 msgid "" "Note that GDM is configurable, and many configuration settings have an impact on security. Issues to be aware of are highlighted in " "this document." msgstr "" "Catat bahwa GDM dapat dikonfigurasi, dan banyak tatanan konfigurasi memiliki dampak keamanan. Masalah-masalah yang mesti diwaspadai " "disorot pada dokumen ini." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:165 msgid "" "Please note that some Operating Systems configure GDM to behave differently than the default values as described in this document. If " "GDM does not seem to behave as documented, then check to see if any related configuration may be different than described here." msgstr "" "Mohon dicatat bahwa beberap Sistem Operasi menata GDM untuk berperilaku berbeda dengan nilai bawaan sebagaimana dijelaskan dalam " "dokumen ini. Bila GDM sepertinya tidak berperilaku seperti yang didokumentasikan, maka periksalah bila ada konfigurasi terkait yang " "mungkin berbeda dengan yang dijelaskan disini." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:172 msgid "" "For further information about GDM, refer to the project website at " "http://wiki.gnome.org/Projects/GDM." msgstr "" "Untuk informasi lebih lanjut tentang GDM, silakan mengacu ke situs web projek di http://wiki.gnome.org/Projects/GDM." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:178 msgid "" "For discussion or queries about GDM, refer to the
gdm-list@gnome.org
mail list. This list is " "archived, and is a good resource to check to seek answers to common questions. This list is archived at http://mail.gnome.org/archives/gdm-list/ and has a search facility to look for " "messages with keywords." msgstr "" "Untuk diskusi atau pertanyaan tentang GDM, silakan mengacu ke milis
gdm-list@gnome.org
. List ini " "diarsipkan, dan merupakan sumber daya yang bagus untuk memeriksa dan mencari jawaban atas pertanyaan umum. List ini diarsipkan di " " http://mail.gnome.org/archives/gdm-list/ dan memiliki " "fasilitas pencarian untuk mencari pesan dengan kata kunci." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:188 msgid "" "Please submit any bug reports or enhancement requests to the \"gdm\" category in http://bugzilla.gnome.org." msgstr "" "Mohon kirim laporan kutu atau permintaan perbaikan ke kategori \"gdm\" pada " "http://bugzilla.gnome.org." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:197 msgid "Interface Stability" msgstr "Stabilitas Antar Muka" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:199 msgid "" "GDM 2.20 and earlier supported stable configuration interfaces. However, the codebase was completely rewritten for GDM 2.22, and is not " "completely backward compatible with older releases. This is in part because things work differently, so some options just don't make " "sense, in part because some options never made sense, and in part because some functionality has not been reimplemented yet." msgstr "" "GDM 2.20 dan sebelumnya mendukung antar muka konfigurasi stabil. Namun, codebase-nya ditulis ulang secara lengkap bagi GDM 2.22, dan " "tak sepenuhnya kompatibel ke belakang dengan rilis-rilis yang lebih lama. Hal ini sebagian karena berbagai hal bekerja secara berbeda, " "sehingga beberapa opsi jadi tak masuk akal, sebagian lagi karena sebagian opsi tak pernah masuk akal, dan sebagian karena beberapa " "fungsionalitas belum diimplementasi ulang." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:208 msgid "" "Interfaces which continue to be supported in a stable fashion include the Init, PreSession, PostSession, PostLogin, and Xsession " "scripts. Some daemon configuration options in the <etc>/gdm/custom.conf file continue to be supported. Also, " "the ~/.dmrc, and face browser image locations are still supported." msgstr "" "Antarmuka yang didukung terus secara stabil termasuk skrip Xsession, Init, PreSession, PostSession, dan PostLogin. Beberapa opsi " "konfigurasi daemon dalam berkas <etc>/gdm/custom.conf didukung terus. ~/.dmrc dan " "lokasi gambar peramban muka juga masih didukung." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:217 msgid "" "GDM 2.20 and earlier supported the ability to manage multiple displays with separate graphics cards, such as used in terminal server " "environments, login in a window via a program like Xnest or Xephyr, the gdmsetup program, XML-based greeter themes, and the ability to " "run the XDMCP chooser from the login screen. These features were not added back during the 2.22 rewrite." msgstr "" "GDM 2.20 dan sebelumnya mendukung kemampuan pengelolaan tampilan berganda dengan kartu grafis yang terpisah seperti yang dipakai pada " "lingkungan server terminal, log masuk ke jendela melalui program seperti Xnest atau Xephyr, program gdmsetup, tema penyapa berbasis " "XML, dan kemampuan menjalankan pemilih XDMCP dari layar log masuk. Fitur-fitur tersebut tak ditambahkan kembali selama penulisan ulang " "2.22." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:229 msgid "Functional Description" msgstr "Penjelasan Fungsional" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:240 msgid "" "GDM is responsible for managing displays on the system. This includes authenticating users, starting the user session, and terminating " "the user session. GDM is configurable and the ways it can be configured are described in the \"Configuring GDM\" section of this " "document. GDM is also accessible for users with disabilities." msgstr "" "GDM bertanggung jawab mengelola tampilan pada sistem. Ini termasuk mengotentikasi pengguna, memulai sesi pengguna, dan mengakhiri sesi " "pengguna. GDM dapat ditata dan berbagai cara penataannya diuraikan dalam bagian \"Menata GDM\" dari dokumen ini. GDM juga membantu " "pengguna cacat." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:248 msgid "" "GDM provides the ability to manage the main console display, and displays launched via VT. It is integrated with other programs, such " "as the Fast User Switch Applet (FUSA) and gnome-screensaver to manage multiple displays on the console via the Xserver Virtual Terminal " "(VT) interface. It also can manage XDMCP displays." msgstr "" "GDM menyediakan kemampuan mengelola tampilan konsol utama, dan tampilan yang diluncurkan melalui VT. Ini terpadu dengan program lain, " "seperti Fast User Switch Applet (FUSA, aplet berganti pengguna secara cepat) dan gnome-screensaver untuk mengelola tampilan berganda " "pada konsol melalui antar muka Xserver Virtual Terminal (VT). Ini juga dapat mengelola tampilan XDMCP." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:256 msgid "" "Regardless of the display type, GDM will do the following when it manages the display. It will start an Xserver process, then run the " "Init script as the root user, and start the greeter program on the display." msgstr "" "Tanpa peduli jenis tampilan, GDM akan melakukan hal berikut ketika mengelola tampilan. Dia akan memulai proses Xserver, lalu " "menjalankan skrip Init sebagai pengguna root, dan mengawali program penyapa pada tampilan." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:263 msgid "" "The greeter program is run as the unprivileged \"gdm\" user/group. This user and group are described in the \"Security\" section of " "this document. The main functions of the greeter program are to provide a mechanism for selecting an account for log in and to drive " "the dialogue between the user and system when authenticating that account. The authentication process is driven by Pluggable " "Authentication Modules (PAM). The PAM modules determine what prompts (if any) are shown to the user to authenticate. On the average " "system, the greeter program will request a username and password for authentication. However some systems may be configured to use " "supplemental mechanisms such as a fingerprint or SmartCard readers. GDM can be configured to support these alternatives in parallel " "with greeter login extensions and the --enable-split-authentication ./configure option, or one " "at a time via system PAM configuration." msgstr "" "Program penyapa (greeter) dijalankan sebagai pengguna/grup biasa \"gdm\". Pengguna dan grup ini dijelaskan dalam bagian \"Keamanan\" " "dari dokumen ini. Fungsi utama program penyapa adalah untuk menyediakan mekanisme memilih akun untuk log masuk dan untuk mendorong " "dialog antara pengguna dan sistem ketika mengotentikasi akun tersebut. Proses otentikasi ini didorong oleh Pluggable Authentication " "Modules (PAM). Modul PAM menentukan sapaan apa (bila ada) yang ditampilkan ke pengguna untuk mengotentikasi. Pada sistem umum, program " "penyapa akan meminta nama pengguna dan sandi untuk otentikasi. Namun beberapa sistem mungkin ditata untuk memakai mekanisme pelengkap " "seperti sidik jari atau pembaca SmartCard. GDM dapat ditata untuk mendukung alternatif tersebut secara paralel dengan ekstensi log " "masuk penyapa dan opsi --enable-split-authentication ./configure, atau satu setiap saat melalui " "konfigurasi PAM sistem." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:282 msgid "" "The smartcard extension can be enabled or disabled via the org.gnome.display-manager.extensions.smartcard.active " "gsettings key." msgstr "" "Ekstensi smartcard dapat diaktifkan atau dimatikan melalui kunci gsettings org.gnome.display-manager.extensions.smartcard." "active." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:288 msgid "" "Likewise, the fingerprint extension can be enabled or disabled via the org.gnome.display-manager.extensions.fingerprint." "active gsettings key." msgstr "" "Serupa dengan itu, ekstensi sidik jari dapat diaktifkan atau dimatikan melalui kunci gsettings org.gnome.display-manager." "extensions.fingerprint.active." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:294 msgid "" "GDM and PAM can be configured to not require any input, which will cause GDM to automatically log in and simply start a session, which " "can be useful for some environments, such as single user systems or kiosks." msgstr "" "GDM dan PAM dapat ditata untuk tidak memerlukan masukan, yang akan menyebabkan GDM otomatis log masuk dan memulai suatu sesi, yang " "dapat berguna bagi beberapa lingkungan, seperti sistem pengguna tunggal atau kios." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:301 msgid "" "In addition to authentication, the greeter program allows the user to select which session to start and which language to use. Sessions " "are defined by files that end in the .desktop suffix and more information about these files can be found in the \"GDM User Session and " "Language Configuration\" section of this document. By default, GDM is configured to display a face browser so the user can select their " "user account by clicking on an image instead of having to type their username. GDM keeps track of the user's default session and " "language in the user's ~/.dmrc and will use these defaults if the user did not pick a session or language in the " "login GUI." msgstr "" "Selain otentikasi, program penyapa mengijinkan pengguna memilih sesi mana yang dimulai dan bahasa mana yang dipakai. Sesi didefinisikan " "oleh berkas yang memiliki akhiran .desktop dan informasi lebih lanjut tentang berkas ini dapat ditemukan dalam bagian \"Konfigurasi " "Bahasa dan Sesi Pengguna GDM\" dari dokumen ini. Secara bawaan, GDM ditata untuk menampilkan peramban wajah sehingga pengguna dapat " "memilih akunnya dengan mengklik pada suatu gambar daripada mesti mengetikkan nama penggunanya. GDM mencatat sesi dan bahasa baku " "pengguna dalam ~/.dmrc milik pengguna dan akan memakai baku ini bila pengguna tak memilih sesi atau bahasa dalam " "GUI log masuk." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:314 msgid "" "After authenticating a user, the daemon runs the PostLogin script as root, then runs the PreSession script as root. After running these scripts, the user session is started. When the user exits their session, the " "PostSession script is run as root. These scripts are provided as hooks for distributions and end-users to " "customize how sessions are managed. For example, using these hooks you could set up a machine which creates the user's $HOME directory " "on the fly, and erases it on logout. The difference between the PostLogin and PreSession " "scripts is that PostLogin is run before the pam_open_session call so is the right place to do anything which " "should be run before the user session is initialized. The PreSession script is called after session initialization." msgstr "" "Setelah mengotentikasi pengguna, daemon menjalankan skrip PostLogin sebagai root, lalu menjalankan skrip " "PreSession sebagai root. Setelah menjalankan skrip tersebut, sesi pengguna dimulai. Ketika pengguna keluar dari " "sesinya, skrip PostSession dijalankan sebagai root. Skrip-skrip tersebut disediakan sebagai kaitan bagi distribusi " "dan pengguna akhir untuk menggubah bagaimana sesi dikelola. Sebagai contoh, memakai kait tersebut Anda dapat menyiapkan suatu mesin " "yang membuat direktori $HOME milik pengguna sambil jalan, dan menghapusnya saat log keluar. Perbedaan antara skrip PostLogin dan PreSession adalah bahwa PostLogin dijalankan sebelum pemanggilan " "pam_open_session sehingga merupakan tempat yang tepat untuk melakukan apapun yang mesti dijalankan sebelum sesi pengguna " "diinisialisasi. Skrip PreSession dipanggil setelah inisialisasi sesi." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:334 msgid "Greeter Panel" msgstr "Panel Penyapa" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:335 msgid "" "The GDM greeter program displays a panel docked at the bottom of the screen which provides additional functionality. When a user is " "selected, the panel allows the user to select which session, language, and keyboard layout to use after logging in. The keyboard layout " "selector also changes the keyboard layout used when typing your password. The panel also contains an area for login services to leave " "status icons. Some example status icons include a battery icon for current battery usage, and an icon for enabling accessibility " "features. The greeter program also provides buttons which allow the user to shutdown or restart the system. It is possible to configure " "GDM to not provide the shutdown and restart buttons, if desired. GDM can also be configured via PolicyKit (or via RBAC on Oracle " "Solaris) to require the user have appropriate authorization before accepting the shutdown or restart request." msgstr "" "Program penyapa GDM menampilkan suatu panel yang dilabuhkan di dasar layar yang menyediakan fungsionalitas tambahan. Ketika seorang " "pengguna dipilih, panel mengijinkan pengguna memilih sesi, bahasa, dan tata letak papan tik mana yang dipakai setelah log masuk. " "Pemilih tata letak papan tik juga mengubah tata letak papan tik yang dipakai ketika mengetikkan sandi Anda. Panel juga memuat wilayah " "bagi layanan log masuk untuk menampilkan ikon status. Beberapa contoh ikon status termasuk ikon baterai untuk pemakaian baterai " "sekarang, dan ikon untuk mengaktifkan fitur-fitur aksesibilitas. Program penyapa juga menyediakan tombol-tombol yang memungkinkan " "pengguna mematikan atau memulai ulang sistem. Mungkin juga untuk menata GDM agar tidak menyediakan tombol matikan dan mulai ulang bila " "diinginkan. GDM juga dapat ditata melalui PolicyKit (atau melalui RBAC pada Oracle Solaris) untuk menuntut pengguna agar memiliki " "otorisasi yang sesuai sebelum menerima permintaan mematikan atau memulai ulang." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:352 msgid "Note that keyboard layout features are only available on systems that support libxklavier." msgstr "Perhatikan bahwa fitur tata letak papan tik hanya tersedia pada sistem yang mendukung libxklavier." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:359 msgid "Accessibility" msgstr "Aksesibilitas" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:361 msgid "" "GDM supports \"Accessible Login\", allowing users to log into their desktop session even if they cannot easily use the screen, mouse, " "or keyboard in the usual way. Accessible Technology (AT) features such as an on-screen keyboard, screen reader, screen magnifier, and " "Xserver AccessX keyboard accessibility are available. It is also possible to enable large text or high contrast icons and controls, if " "needed. Refer to the \"Accessibility Configuration\" section of the document for more information how various accessibility features " "can be configured." msgstr "" "GDM mendukung \"Log Masuk Aksesibel\", yang memungkinkan pengguna log masuk ke sesi desktop mereka walaupun mereka tak dapat dengan " "mudah menggunakan layar, tetikus, atau papan tik secara biasa. Tersedia fitur-fitur Teknologi Aksesibilitas seperti papan tik pada " "layar, pembaca layar, pembesar layar, dan aksesibilitas papan tik Xserver AccessX. Juga dimungkinkan untuk mengaktifkan teks besar atau " "ikon dan kendali-kendali kontras tinggi, bila diperlukan. Lihat bagian \"Konfigurasi Aksesibilitas\" dari dokumen untuk informasi lebih " "lanjut tentang bagaimana berbagai fitur aksesibilitas dapat ditata." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:373 msgid "" "On some Operating Systems, it is necessary to make sure that the GDM user is a member of the \"audio\" group for AT programs that " "require audio output (such as text-to-speech) to be functional." msgstr "" "Pada beberapa Sistem Operasi, perlu dipastikan bahwa pengguna GDM adalah anggota dari grup \"audio\" agar program AT yang memerlukan " "keluaran audio (seperti misalnya teks-ke-suara) berfungsi." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:381 msgid "The GDM Face Browser" msgstr "Peramban Wajah GDM" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:383 msgid "" "The Face Browser is the interface which allows users to select their username by clicking on an image. This feature can be enabled or " "disabled via the org.gnome.login-screen disable-user-list GSettings key and is on by default. When disabled, users must type their " "complete username by hand. When enabled, it displays all local users which are available for login on the system (all user accounts " "defined in the /etc/passwd file that have a valid shell and sufficiently high UID) and remote users that have recently logged in. The " "face browser in GDM 2.20 and earlier would attempt to display all remote users, which caused performance problems in large, enterprise " "deployments." msgstr "" "Peramban Wajah adalah antar muka yang memungkinkan pengguna memilih nama dengan mengklik gambar. Fitur ini dapat diaktifkan atau " "dimatikan melalui kunci GSettings org.gnome.login-screen disable-user-list dan bawaannya aktif. Ketika dimatikan, pengguna mesti " "mengetikkan nama penggunanya secara lengkap. Ketika diaktifkan, ini menampilkan semua pengguna lokal yang dapat log masuk pada sistem " "(semua akun pengguna yang didefinisikan di dalam berkas /etc/passwd yang memiliki shell yang valid dan UID cukup tinggi) dan pengguna " "jauh yang baru-baru ini log masuk. Peramban wajah dalam GDM 2.20 dan sebelumnya akan mencoba menampilkan semua pengguna jauh, yang akan " "menyebabkan masalah kinerja pada pemasangan di enterprise yang besar." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:397 msgid "" "The Face Browser is configured to display the users who log in most frequently at the top of the list. This helps to ensure that users " "who log in frequently can quickly find their login image." msgstr "" "Peramban Wajah ditata untuk menampilkan pengguna yang paling sering log masuk di puncak daftar. Ini membantu memastikan bahwa pengguna " "yang sering log masuk dapat menemukan gambar log masuk mereka secara cepat." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:403 msgid "" "The Face Browser supports \"type-ahead search\" which dynamically moves the face selection as the user types to the corresponding " "username in the list. This means that a user with a long username will only have to type the first few characters of the username " "before the correct item in the list gets selected." msgstr "" "Peramban Wajah mendukung \"pencarian type-ahead\" yang secara dinamis memindah pemilihan wajah ketika pengguna mengetikkan ke nama " "pengguna yang berkaitan dalam daftar. Ini berarti bahwa pengguna dengan nama pengguna yang panjang hanya perlu mengetikkan beberapa " "karakter pertama dari nama pengguna sebelum butir yang benar dalam daftar menjadi terpilih." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:411 msgid "" "The icons used by GDM can be installed globally by the sysadmin or can be located in the user's home directories. If installed globally " "they should be in the <share>/pixmaps/faces/ directory and the filename should be the name of the user. Face " "image files should be a standard image that GTK+ can read, such as PNG or JPEG. Face icons placed in the global face directory must be " "readable to the GDM user." msgstr "" "Ikon yang dipakai oleh GDM dapat dipasang secara global oleh sysadmin atau dapat ditempatkan pada direktori rumah pengguna. Bila " "dipasang secara global mereka mesti ada di direktori <share>/pixmaps/faces/ dan nama berkas mesti merupakan " "nama pengguna. Berkas gambar wajah mesti merupakan gambar standar yang dapat dibaca oleh GTK+, seperti misalnya PNG atau JPEG. Ikon " "wajah yang ditempatkan di direktori wajah global mesti dapat dibaca oleh pengguna GDM." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:427 msgid "" "If there is no global icon for the user, GDM will look in the user's $HOME directory for the image file. GDM will first look for the " "user's face image in ~/.face. If not found, it will try ~/.face.icon. If still not found, it " "will use the value defined for \"face/picture=\" in the ~/.gnome2/gdm file." msgstr "" "Bila tak ada ikon global bagi pengguna, GDM akan mencari berkas gambar dalam direktori $HOME pengguna. Pertama kali GDM akan mencari " "gambar wajah pengguna dalam ~/.face. Bila tak ditemukan, akan dicoba ~/.face.icon. Bila masih " "tak ditemukan, akan dipakai nilai yang didefinisikan bagi \"face/picture=\" dalam berkas ~/.gnome2/gdm." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:436 msgid "" "If a user has no defined face image, GDM will use the \"stock_person\" icon defined in the current GTK+ theme. If no such image is " "defined, it will fallback to a generic face image." msgstr "" "Bila seorang pengguna tak memiliki gambar wajah, GDM akan memakai ikon \"stock_person\" yang didefinisikan dalam tema GTK+ kini. Bila " "gambar itu tak didefinisikan, maka akan kembali ke gambar wajah generik." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:442 msgid "" "Please note that loading and scaling face icons located in remote user home directories can be a very time-consuming task. Since it not " "practical to load images over NIS or NFS, GDM does not attempt to load face images from remote home directories." msgstr "" "Perhatikan bahwa memuat dan menskalakan ikon wajah yang terletak di direktori rumah pengguna jauh bisa merupakan tugas yang sangat " "menghabiskan waktu. Karena tak praktis untuk memuat gambar lewat NIS atau NFS, GDM tak mencoba memuat gambar wajah dari direktori rumah " "jauh." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:449 msgid "" "When the browser is turned on, valid usernames on the computer are exposed for everyone to see. If XDMCP is enabled, then the usernames " "are exposed to remote users. This, of course, limits security somewhat since a malicious user does not need to guess valid usernames. " "In some very restrictive environments the face browser may not be appropriate." msgstr "" "Ketika peramban dinyalakan, nama pengguna yang valid pada komputer dipaparkan untuk dilihat oleh semua orang. Bila XDMCP diaktifkan, " "maka nama pengguna dipaparkan ke pengguna jauh. Ini tentu saja membatasi keamanan karena pengguna yang berniat jahat tak perlu lagi " "menebak nama pengguna yang valid. Dalam beberapa lingkungan yang sangat terbatas, peramban wajah mungkin tidak pada tempatnya." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:461 msgid "XDMCP" msgstr "XDMCP" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:470 msgid "" "The GDM daemon can be configured to listen for and manage X Display Manage Protocol (XDMCP) requests from remote displays. By default " "XDMCP support is turned off, but can be enabled if desired. If GDM is built with TCP Wrapper support, then the daemon will only grant " "access to hosts specified in the GDM service section in the TCP Wrappers configuration file." msgstr "" "Daemon GDM dapat ditata untuk mendengarkan dan mengelola permintaan X Display Manager Protocol (XDMCP) dari tampilan jauh. Secara baku " "dukungan XDMCP dimatikan, tapi dapat dinyalakan bila dikehendaki. Bila GDM dibangun dengan dukungan TCP Wrapper, maka daemon hanya akan " "memberikan akses ke host yang dinyatakan pada bagian layanan GDM dalam berkas konfigurasi TCP Wrapper." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:479 msgid "" "GDM includes several measures making it more resistant to denial of service attacks on the XDMCP service. A lot of the protocol " "parameters, handshaking timeouts, etc. can be fine tuned. The default configuration should work reasonably on most systems." msgstr "" "GDM menyertakan beberapa penangkal yang membuatnya lebih kebal terhadap serangan denial of service pada layanan XDMCP. Banyak parameter " "protokol, tenggang waktu jabat tangan, dsb. dapat ditala secara halus. Konfigurasi bawaan mestinya berjalan dengan cukup baik pada " "kebanyakan sistem." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:486 msgid "" "GDM by default listens for XDMCP requests on the normal UDP port used for XDMCP, port 177, and will respond to QUERY and " "BROADCAST_QUERY requests by sending a WILLING packet to the originator." msgstr "" "Secara baku GDM mendengarkan permintaan XDMCP pada port UDP normal yang dipakai oleh XDMCP, port 177, dan akan menjawab permintaan " "QUERY dan BROADCAST_QUERY dengan mengirim paket WILLING ke peminta." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:492 msgid "" "GDM can also be configured to honor INDIRECT queries and present a host chooser to the remote display. GDM will remember the user's " "choice and forward subsequent requests to the chosen manager. GDM also supports an extension to the protocol which will make it forget " "the redirection once the user's connection succeeds. This extension is only supported if both daemons are GDM. It is transparent and " "will be ignored by XDM or other daemons that implement XDMCP." msgstr "" "GDM juga dapat ditata untuk menjawab permintaan INDIRECT dan menyajikan suatu pemilih host ke tampilan jauh. GDM akan mengingat pilihan " "pengguna dan meneruskan permintaan seterusnya ke pengelola yang dipilih. GDM juga mendukung ekstensi ke protokol yang membuatnya " "melupakan pengalihan sekali koneksi pengguna sukses. Ekstensi ini hanya didukung bila kedua daemon adalah GDM. Ini transparan dan akan " "diabaikan oleh XDM atau daemon lain yang mengimplementasikan XDMCP." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:502 msgid "If XDMCP seems to not be working, make sure that all machines are specified in /etc/hosts." msgstr "Bila XDMCP sepertinya tak bekerja, pastikan bahwa semua mesin dinyatakan dalam /etc/hosts." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:507 msgid "Refer to the \"Security\" section for information about security concerns when using XDMCP." msgstr "Lihat ke bagian \"Keamanan\" untuk informasi tentang aspek-aspek keamanan ketika memakai XDMCP." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:514 msgid "Logging" msgstr "Log" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:516 msgid "" "GDM uses syslog to log errors and status. It can also log debugging information, which can be useful for tracking down problems if GDM " "is not working properly. Debug output can be enabled by setting the debug/Enable key to \"true\" in the <etc>/gdm/" "custom.conf file." msgstr "" "GDM memakai syslog untuk mencatat galat dan status. Itu juga dapat mencatat informasi pengawakutuan, yang dapat berguna untuk " "menelusuri masalah bila GDM tak bekerja dengan baik. Keluaran awakutu dapat diaktifkan dengan menata kunci debug/Enable ke \"true\" " "dalam berkas <etc>/gdm/custom.conf." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:524 msgid "" "Output from the various Xservers is stored in the GDM log directory, which is normally <var>/log/gdm/. Any " "Xserver messages are saved to a file associated with the display value, <display>.log." msgstr "" "Keluaran dari berbagai Xserver disimpan di dalam direktori log GDM, yang biasanya <var>/log/gdm/. Sebarang " "pesan Xserver disimpan ke berkas yang dikaitkan dengan nilai tampilan, <display>.log." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:531 msgid "" "The session output is piped through the GDM daemon to the ~/$XDG_CACHE_HOME/gdm/session.log file which usually expands to ~/.cache/gdm/session.log. The file is overwritten on each login, so " "logging out and logging back into the same user via GDM will cause any messages from the previous session to be lost." msgstr "" "Keluaran sesi disalurkan melalui daemon GDM ke berkas ~/$XDG_CACHE_HOME/gdm/session.log " "yang biasanya mengembang menjadi ~/.cache/gdm/session.log. Berkas ditimpa setiap kali log masuk, sehingga log " "keluar dan masuk lagi ke pengguna yang sama melalui GDM akan menyebabkan sebarang pesan dari sesi sebelumnya hilang." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:540 msgid "" "Note that if GDM can not create this file for some reason, then a fallback file will be created named ~/" "$XDG_CACHE_HOME/gdm/session.log.XXXXXXXX where the XXXXXXXX are some random characters." msgstr "" "Catat bahwa bila GDM tak bisa membuat berkas ini karena beberapa alasan, maka berkas cadangan akan dibuat dengan nama ~/" "$XDG_CACHE_HOME/gdm/session.log.XXXXXXXX dimana XXXXXXXX adalah beberapa " "karakter acak." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:548 msgid "Fast User Switching" msgstr "Pindah Pengguna Dengan Cepat" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:550 msgid "" "GDM allows multiple users to be logged in at the same time. After one user is logged in, additional users can log in via the User " "Switcher on the GNOME Panel, or from the \"Switch User\" button in Lock Screen dialog of GNOME Screensaver. The active session can be " "changed back and forth using the same mechanism. Note that some distributions may not add the User Switcher to the default panel " "configuration. It can be added using the panel context menu." msgstr "" "GDM mengijinkan beberapa pengguna log masuk bersamaan. Setelah salah satu pengguna log masuk, pengguna lain dapat log masuk melalui " "Penukar Pengguna pada Panel GNOME, atau dari tombol \"Ganti Pengguna\" pada dialog Kunci Layar dari Screensaver GNOME. Sesi aktif dapat " "ditukar bolak balik memakai mekanisme yang sama. Perhatikan bahwa beberapa distribusi mungkin tidak menambahkan Penukar Pengguna ke " "konfigurasi panel bawaan. Itu dapat ditambahkan memakai menu konteks panel." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:559 msgid "" "Note this feature is available on systems that support Virtual Terminals. This feature will not function if Virtual Terminals is not " "available." msgstr "" "Catat bahwa fitur ini tersedia pada sistem yang mendukung Terminal Virtual. Fitur ini tak akan berfungsi bila Terminal Virtual tak " "tersedia." #. (itstool) path: sect1/title #: C/index.docbook:570 msgid "Security" msgstr "Keamanan" #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:573 msgid "The GDM User And Group" msgstr "Grup dan Pengguna GDM" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:575 msgid "" "For security reasons a dedicated user and group id are recommended for proper operation. This user and group are normally \"gdm\" on " "most systems, but can be configured to any user or group. All GDM GUI programs are run as this user, so that the programs which " "interact with the user are run in a sandbox. This user and group should have limited privilege." msgstr "" "Untuk alasan keamanan, id pengguna dan grup yang terdedikasi disarankan untuk operasi yang benar. Pengguna dan grup ini biasanya \"gdm" "\" pada kebanyakan sistem, tapi dapat ditata ke sebarang pengguna atau grup. Semua program GUI GDM dijalankan sebagai pengguna ini, " "sehingga program yang berinteraksi dengan pengguna dijalankan dalam suatu kotak pasir. Pengguna dan grup ini mesti memiliki hak " "terbatas." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:584 msgid "" "The only special privilege the \"gdm\" user requires is the ability to read and write Xauth files to the <var>/run/gdm directory. The <var>/run/gdm directory should have root:gdm ownership and 1777 permissions." msgstr "" "Satu-satunya hak khusus yang diperlukan oleh pengguna \"gdm\" adalah kemampuan membaca dan menulis berkas Xauth ke direktori " "<var>/run/gdm directory. Direktori <var>/run/gdm mesti dimiliki oleh root:gdm dan " "hak 1777." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:592 msgid "" "You should not, under any circumstances, configure the GDM user/group to a user which a user could easily gain access to, such as the " "user nobody. Any user who gains access to an Xauth key can snoop on and control running GUI programs running in " "the associated session or perform a denial-of-service attack on it. It is important to ensure that the system is configured properly so " "that only the \"gdm\" user has access to these files and that it is not easy to login to this account. For example, the account should " "be setup to not have a password or allow non-root users to login to the account." msgstr "" "Anda jangan, dalam keadaan apapun, menata pengguna/grup GDM ke sesuatu yang dapat diakses dengan mudah oleh pengguna lain, seperti " "misalnya pengguna nobody. Sebarang pengguna yang mendapat akses ke kunci Xauth dapat menyadap dan mengendalikan " "program GUI yang berjalan pada sesi terkait atau melakukan serangan denial-of-service padanya. Penting untuk memastikan bahwa sistem " "ditata secara benar sehingga hanya pengguna \"gdm\" punya akses ke berkas tersebut dan tak mudah untuk log masuk ke akun ini. Sebagai " "contoh, akun mesti disiapkan untuk tak memiliki sandi atau mengijinkan pengguna bukan root untuk log masuk ke akun." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:605 msgid "" "The GDM greeter configuration is stored in GConf. To allow the GDM user to be able to write configuration, it is necessary for the \"gdm" "\" user to have a writable $HOME directory. Users may configure the default GConf configuration as desired to avoid the need to provide " "the \"gdm\" user with a writable $HOME directory. However, some features of GDM may be disabled if it is unable to write state " "information to GConf configuration." msgstr "" "Konfigurasi penyapa GDM disimpan di dalam GConf. Untuk mengijinkan pengguna GDM menulis konfigurasi, pengguna \"gdm\" perlu memiliki " "direktori $HOME yang dapat ditulisi. Pengguna dapat menata konfigurasi bawaan GConf sesuai keinginan untuk menghindari perlunya " "menyediakan pengguna \"gdm\" dengan direktori $HOME yang dapat ditulisi. Namun beberapa fitur GDM mungkin mati bila tak bisa menulis " "informasi keadaan ke konfigurasi GConf." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:617 msgid "PAM" msgstr "PAM" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:619 msgid "" "GDM uses PAM for login authentication. PAM stands for Pluggable Authentication Module, and is used by most programs that request " "authentication on your computer. It allows the administrator to configure specific authentication behavior for different login programs " "(such as ssh, login GUI, screensaver, etc.)" msgstr "" "GDM memakai PAM untuk otentikasi log masuk. PAM kependekan dari Pluggable Authentication Module (modul otentikasi yang dapat " "ditempelkan), dan dipakai oleh kebanyakan program yang meminta otentikasi pada komputer Anda. Itu mengijinkan administrator untuk " "menata perilaku otentikasi spesifik bagi program log masuk yang berbeda (seperti misalnya ssh, log masuk GUI, screensaver, dsb.)" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:627 msgid "" "PAM is complicated and highly configurable, and this documentation does not intend to explain this in detail. Instead, it is intended " "to give an overview of how PAM configuration relates with GDM, how PAM is commonly configured with GDM, and known issues. It is " "expected that a person needing to do PAM configuration would need to do further reading of PAM documentation to understand how to " "configure PAM and to understand terms used in this section." msgstr "" "PAM itu rumit dan dapat ditata dalam sangat banyak cara, dan dokumentasi ini bukan bertujuan untuk menjelaskan hal ini secara rinci. " "Alih-alih, ini ditujukan untuk memberi ringkasan tentang bagaimana konfigurasi PAM berhubungan dengan GDM, bagaimana PAM umumnya ditata " "dengan GDM, dan masalah-masalah yang telah diketahui. Diharapkan bahwa orang yang perlu melakukan konfigurasi PAM akan membaca lebih " "jauh dokumentasi PAM untuk memahami bagaimana menata PAM dan memahami istilah-istilah yang dipakai pada bagian ini." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:637 msgid "" "PAM configuration has different, but similar, interfaces on different Operating Systems, so check the pam.d or pam.conf man page for details. Be sure you read the PAM " "documentation and are comfortable with the security implications of any changes you intend to make to your configuration." msgstr "" "Konfigurasi PAM memiliki antar muka yang berbeda namun mirip pada Sistem Operasi yang berbeda, sehingga periksalah halaman man pam.d atau pam.conf untuk rinciannya. " "Pastikan bahwa Anda membaca dokumentasi PAM dan merasa nyaman dengan implikasi keamanan dari perubahan apapun yang hendak Anda lakukan " "pada konfigurasi Anda." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:647 msgid "" "Note that, by default, GDM uses the \"gdm\" PAM service name for normal login and the \"gdm-autologin\" PAM service name for automatic " "login. These services may not be defined in your pam.d or pam.conf configured file. If there is no entry, then GDM will use the default " "PAM behavior. On most systems this should work fine. However, the automatic login feature may not work if the gdm-autologin service is " "not defined." msgstr "" "Perhatikan bahwa, secara baku, GDM memakai nama layanan PAM \"gdm\" untuk log masuk normal dan nama layanan PAM \"gdm-autologin\" untuk " "log masuk otomatis. Layanan-layanan ini mungkin tak didefinisikan dalam berkas konfigurasi pam.d atau pam.conf Anda. Bila tak ada " "entri, maka GDM akan memakai perilaku PAM bawaan. Pada kebanyakan sistem ini mestinya berjalan baik. Namun, fitur log masuk otomatis " "mungkin tak bekerja bila layanan gdm-autologin tak terdefinisi." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:657 msgid "" "The PostLogin script is run before pam_open_session is called, and the PreSession script is " "called after. This allows the system administrator to add any scripting to the login process either before or after PAM initializes the " "session." msgstr "" "Skrip PostLogin dijalankan sebelum pam_open_session dipanggil, dan skrip PreSession dipanggil " "setelahnya. Ini memungkinkan administrator sistem untuk menambahkan sebarang penskripan ke proses log masuk sebelum atau setelah PAM " "menginisialisasi sesi." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:665 msgid "" "If you wish to make GDM work with other types of authentication mechanisms (such as a fingerprint or SmartCard reader), then you should " "implement this by using a PAM service module for the desired authentication type rather than by trying to modify the GDM code directly. " "Refer to the PAM documentation on your system. How to do this is frequently discussed on the
gdm-list@gnome.org
mail list, so you can refer to the list archives for more information." msgstr "" "Bila Anda hendak membuat GDM bekerja dengan mekanisme otentikasi jenis lain (seperti misalnya sidik jari atau pembaca SmartCard), maka " "Anda mesti mengimplementasikan ini memakai modul layanan PAM bagi jenis otentikasi yang diinginkan daripada mencoba mengubah kode GDM " "secara langsung. Lihatlah dokumentasi PAM pada sistem Anda. Bagaimana melakukan hal ini sering didiskusikan di milis " "
gdm-list@gnome.org
, sehingga Anda dapat mengacu ke arsip milis untuk informasi lebih lanjut." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:676 msgid "" "PAM does have some limitations regarding being able to work with multiple types of authentication at the same time, like supporting the " "ability to accept either SmartCard and the ability to type the username and password into the login program. There are techniques that " "are used to make this work, and it is best to research how this problem is commonly solved when setting up such a configuration." msgstr "" "PAM memiliki beberapa keterbatasan dalam kemampuan bekerja dengan banyak tipe otentikasi pada saat yang sama, seperti mendukung " "kemampuan menerima SmartCard dan kemampuan mengetikkan nama pengguna serta sandi ke dalam program log masuk. Ada teknik-teknik yang " "dipakai untuk membuat ini bekerja, dan yang terbaik adalah meneliti bagaimana masalah ini secara umum dipecahkan ketika menyiapkan " "konfigurasi seperti itu." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:685 msgid "" "If automatic login does not work on a system, check to see if the \"gdm-autologin\" PAM stack is defined in the PAM configuration. For " "this to work, it is necessary to use a PAM module that simply does no authentication, or which simply returns PAM_SUCCESS from all of " "its public interfaces. Assuming your system has a pam_allow.so PAM module which does this, a PAM configuration to enable \"gdm-autologin" "\" would look like this:" msgstr "" "Bila log masuk otomatis tak bekerja pada suatu sistem, periksa apakah stack PAM \"gdm-autologin\" didefinisikan di dalam konfigurasi " "PAM. Agar ini bekerja, perlu memakai modul PAM yang tak melakukan otentikasi, atau yang sekedar mengembalikan PAM_SUCCESS dari semua " "antar muka publiknya. Dengan asumsi bahwa sistem Anda memiliki modul PAM pam_allow.so yang melakukan hal ini, konfigurasi PAM yang " "mengaktifkan \"gdm-autologin\" akan terlihat seperti ini:" #. (itstool) path: sect2/screen #: C/index.docbook:695 #, no-wrap msgid "" "\n" " gdm-autologin auth required pam_unix_cred.so.1\n" " gdm-autologin auth sufficient pam_allow.so.1\n" " gdm-autologin account sufficient pam_allow.so.1\n" " gdm-autologin session sufficient pam_allow.so.1\n" " gdm-autologin password sufficient pam_allow.so.1\n" msgstr "" "\n" " gdm-autologin auth required pam_unix_cred.so.1\n" " gdm-autologin auth sufficient pam_allow.so.1\n" " gdm-autologin account sufficient pam_allow.so.1\n" " gdm-autologin session sufficient pam_allow.so.1\n" " gdm-autologin password sufficient pam_allow.so.1\n" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:703 msgid "" "The above setup will cause no lastlog entry to be generated. If a lastlog entry is desired, then use the following for the session:" msgstr "" "Penataan di atas akan menyebabkan tiadanya entri lastlog. Bila suatu entri lastlog dikehendaki, maka gunakan yang berikut bagi sesi:" #. (itstool) path: sect2/screen #: C/index.docbook:708 #, no-wrap msgid "" "\n" " gdm-autologin session required pam_unix_session.so.1\n" msgstr "" "\n" " gdm-autologin session required pam_unix_session.so.1\n" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:712 msgid "" "If the computer is used by several people, which makes automatic login unsuitable, you may want to allow some users to log in without " "entering their password. This feature can be enabled as a per-user option in the users-admin tool from the gnome-system-tools; it is " "achieved by checking that the user is member a Unix group called \"nopasswdlogin\" before asking for a password. For this to work, the " "PAM configuration file for the \"gdm\" service must include a line such as:" msgstr "" "Bila komputer dipakai oleh beberapa orang, yang membuat log masuk otomatis tidak cocok, Anda mungkin hendak mengijinkan beberapa " "pengguna untuk log masuk tanpa mengetikkan sandi. Fitur ini dapat diaktifkan sebagai opsi per pengguna dalam perkakas users-admin dari " "gnome-system-tools; ini dicapai dengan memeriksa apakah pengguna tersebut anggota dari grup Unix bernama \"nopasswdlogin\" sebelum " "menanyakan sandi. Agar ini bekerja, berkas konfigurasi PAM bagi layanan \"gdm\" mesti memuat suatu baris seperti:" #. (itstool) path: sect2/screen #: C/index.docbook:723 #, no-wrap msgid "" "\n" " gdm auth sufficient pam_succeed_if.so user ingroup nopasswdlogin\n" msgstr "" "\n" " gdm auth sufficient pam_succeed_if.so user ingroup nopasswdlogin\n" #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:730 msgid "utmp and wtmp" msgstr "utmp dan wtmp" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:732 msgid "" "GDM generates utmp and wtmp User Accounting Database entries upon session login and logout. The utmp database contains user access and " "accounting information that is accessed by commands such as finger, last, login, and who. The wtmp database contains the history of user access and accounting information for the utmp " "database. Refer to the utmp and wtmp man " "pages on your system for more information." msgstr "" "GDM menjangkitkan entri Basis Data Akunting Pengguna utmp dan wtmp saat log masuk dan log keluar sesi. Basis data utmp memuat informasi " "akunting dan akses pengguna yang diakses oleh perintah seperti finger, last, login, dan who. Basis data wtmp memuat riwayat informasi akunting dan akses pengguna bagi basis data utmp. " "Lihatlah halaman man utmp dan wtmp pada " "sistem Anda untuk informasi lebih jauh." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:747 msgid "Xserver Authentication Scheme" msgstr "Skema Otentikasi Xserver" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:749 msgid "" "Xserver authorization files are stored in a newly created subdirectory of <var>/run/gdm at start up. These " "files are used to store and share a \"password\" between X clients and the Xserver. This \"password\" is unique for each session logged " "in, so users from one session can't snoop on users from another." msgstr "" "Berkas otorisasi Xserver disimpan dalam subdirektori <var>/run/gdm yang baru dibuat saat awal mula. Berkas-" "berkas ini dipakai untuk menyimpan dan berbagi \"sandi\" antara klien X dan Xserver. \"Sandi\" ini unik bagi setiap sesi log masuk, " "sehingga pengguna dari sesi satu tak bisa menyadap pengguna sesi lain." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:757 msgid "" "GDM only supports the MIT-MAGIC-COOKIE-1 Xserver authentication scheme. Normally little is gained from the other schemes, and no effort " "has been made to implement them so far. Be especially careful about using XDMCP because the Xserver authentication cookie goes over the " "wire as clear text. If snooping is possible, then an attacker could simply snoop your authentication password as you log in, regardless " "of the authentication scheme being used. If snooping is possible and undesirable, then you should use ssh for tunneling an X connection " "rather then using XDMCP. You could think of XDMCP as a sort of graphical telnet, having the same security issues. In most cases, ssh -Y " "should be preferred over GDM's XDMCP features." msgstr "" "GDM hanya mendukung skema otentikasi Xserver MIT-MAGIC-COOKIE-1. Secara normal hanya sedikit keuntungan yang didapat dari skema lain, " "dan tak ada upaya untuk mengimplementasi mereka sejauh ini. Sangat berhati-hatilah untuk memakai XDMCP karena cookie otentikasi Xserver " "disalurkan lewat jaringan sebagai teks polos. Bila penyadapan mungkin, maka penyerang cukup sekedar menyadap sandi otentikasi saat Anda " "log masuk, tak peduli skema otentikasi yang dipakai. Bila penyadapan dimungkinkan dan tak diharapkan, maka Anda mesti memakai ssh untuk " "membungkus koneksi X daripada memakai XDMCP. Anda dapat menganggap XDMCP sebagai telnet mode grafis, yang memiliki masalah keamanan " "sama. Dalam kebanyakan kasus, ssh -Y mesti lebih disukai daripada fitur XDMCP GDM." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:774 msgid "XDMCP Security" msgstr "Keamanan XDMCP" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:776 msgid "" "Even though your display is protected by cookies, XEvents and thus keystrokes typed when entering passwords will still go over the wire " "in clear text. It is trivial to capture these." msgstr "" "Walaupun tampilan Anda dilindungi oleh cookies, XEvents dan juga ketikan saat memasukkan sandi masih akan dilewatkan jaringan dalam " "bentuk teks polos. Sangat mudah untuk menangkap itu." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:782 msgid "" "XDMCP is primarily useful for running thin clients such as in terminal labs. Those thin clients will only ever need the network to " "access the server, and so it seems like the best security policy to have those thin clients on a separate network that cannot be " "accessed by the outside world, and can only connect to the server. The only point from which you need to access outside is the server. " "This type of set up should never use an unmanaged hub or other sniffable network." msgstr "" "XDMCP terutama berguna untuk menjalankan thin client seperti di lab terminal. Thin client itu hanya akan perlu jaringan untuk mengakses " "server, sehingga kebijakan keamanan terbaik adalah untuk menempatkan thin client tersebut pada jaringan terpisah yang tak dapat diakses " "oleh dunia luar, dan hanya dapat menyambung ke server. Satu-satunya titik yang perlu akses keluar adalah server. Jenis penyiapan ini " "tak boleh memakai unmanaged hub atau jaringa lain yang dapat disadap." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:795 msgid "XDMCP Access Control" msgstr "Kendali Akses XDMCP" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:797 msgid "" "XDMCP access control is done using TCP wrappers. It is possible to compile GDM without TCP wrapper support, so this feature may not be " "supported on some Operating Systems." msgstr "" "Kendali akses XDMCP dilakukan memakai TCP wrappers. Memang mungkin untuk mengompail GDM tanpa dukungan TCP wrappers, sehingga fitur ini " "mungkin tak didukung pada beberapa Sistem Operasi." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:803 msgid "" "You should use the daemon name gdm in the <etc>/hosts.allow and <etc>/" "hosts.deny files. For example to deny computers from .evil.domain from logging in, then add" msgstr "" "Anda mesti memakai nama deamon gdm dalam berkas <etc>/hosts.allow dan <" "etc>/hosts.deny. Sebagai contoh untuk menolak komputer dari .evil.domain yang berusaha log masuk, " "maka tambahkan" #. (itstool) path: sect2/screen #: C/index.docbook:810 #, no-wrap msgid "" "\n" "gdm: .evil.domain\n" msgstr "" "\n" "gdm: .evil.domain\n" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:813 msgid "to <etc>/hosts.deny. You may also need to add" msgstr "ke <etc>/hosts.deny. Anda mungkin juga perlu menambah" #. (itstool) path: sect2/screen #: C/index.docbook:817 #, no-wrap msgid "" "\n" "gdm: .your.domain\n" msgstr "" "\n" "gdm: .your.domain\n" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:820 msgid "" "to your <etc>/hosts.allow if you normally disallow all services from all hosts. See the hosts.allow(5) man page for details." msgstr "" "ke <etc>/hosts.allow bila biasanya Anda menolak semua layanan dari semua host. Lihat halaman man hosts.allow(5) untuk rinciannya." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:829 msgid "Firewall Security" msgstr "Keamanan Firewall" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:831 msgid "" "Even though GDM tries to outsmart potential attackers trying to take advantage of XDMCP, it is still advised that you block the XDMCP " "port (normally UDP port 177) on your firewall unless really needed. GDM guards against denial of service attacks, but the X protocol is " "still inherently insecure and should only be used in controlled environments. Also each remote connection takes up lots of resources, " "so it is much easier to do a denial of service attack via XDMCP than attacking a webserver." msgstr "" "Walaupun GDM mencoba untuk mengakali penyerang potensial yang mencoba mengambil keuntungan dari XDMCP, masih disarankan bagi Anda untuk " "memblokir port XDMCP (biasanya UDP port 177) pada firewall Anda kecuali bila memang diperlukan. GDM menjaga dari serangan denial of " "service, tapi protokol X masih tak aman secara inheren dan mestinya hanya dipakai dalam suatu lingkungan yang terkendali. Setiap " "koneksi remote juga menghabiskan banyak sumber daya, sehingga jauh lebih mudah melakukan serangan denial of service melalui XDMCP " "daripada menyerang suatu server web." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:842 msgid "" "It is also wise to block all of the Xserver ports. These are TCP ports 6000+ (one for each display number) on your firewall. Note that " "GDM will use display numbers 20 and higher for flexible on-demand servers." msgstr "" "Juga bijaksana untuk memblokir semua port Xserver. Ini adalah port TCP 6000+ (satu bagi setiap nomor tampilan) pada firewall Anda. " "Perhatikan bahwa GDM akan memakai tampilan nomor 20 dan yang lebih tinggi bagi server on-demand yang fleksibel." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:849 msgid "X is not a very safe protocol when using it over the Internet, and XDMCP is even less safe." msgstr "X bukan protokol yang aman ketika dipakai di Internet, dan XDMCP bahkan lebih tidak aman lagi." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:856 msgid "PolicyKit" msgstr "PolicyKit" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:864 msgid "" "GDM may be configured to use PolicyKit to allow the system administrator to control whether the login screen should provide the " "shutdown and restart buttons on the greeter screen." msgstr "" "GDM dapat ditata untuk memakai PolicyKit yang mengijinkan administrator sistem mengendalikan apakah layar log masuk mesti menyediakan " "tombol matikan dan mulai ulang pada layar penyapa." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:870 msgid "" "These buttons are controlled by the org.freedesktop.consolekit.system.stop-multiple-users and org." "freedesktop.consolekit.system.restart-multiple-users actions respectively. Policy for these actions can be set up using the " "polkit-gnome-authorization tool, or the polkit-auth command line program." msgstr "" "Tombol-tombol ini masing-masing dikendalikan oleh aksi org.freedesktop.consolekit.system.stop-multiple-users dan " "org.freedesktop.consolekit.system.restart-multiple-users. Kebijakan bagi aksi-aksi ini dapat disiapkan memakai " "perkakas polkit-gnome-authorization, atau program baris perintah polkit-auth." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:882 msgid "RBAC (Role Based Access Control)" msgstr "RBAC (Role Based Access Control)" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:884 msgid "" "GDM may be configured to use RBAC instead of PolicyKit. In this case the RBAC configuration is used to control whether the login screen " "should provide the shutdown and restart buttons on the greeter screen." msgstr "" "GDM dapat ditata untuk memakai RBAC sebagai pengganti PolicyKit. Dalam hal ini konfigurasi RBAC dipakai untuk mengendalikan apakah " "layar log masuk mesti menyediakan tombol matikan dan mulai ulang pada layar penyapa." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:890 msgid "" "For example, on Oracle Solaris, the \"solaris.system.shutdown\" authorization is used to control this. Simply modify the /etc/" "user_attr file so that the \"gdm\" user has this authorization." msgstr "" "Sebagai contoh, pada Oracle Solaris, otorisasi \"solaris.system.shutdown\" dipakai untuk mengendalikan ini. Cukup ubah berkas " "/etc/user_attr sehingga pengguna \"gdm\" memiliki otorisasi ini." #. (itstool) path: sect1/title #: C/index.docbook:903 msgid "Support for ConsoleKit" msgstr "Dukungan untuk ConsoleKit" #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:914 msgid "" "GDM includes support for publishing user login information with the user and login session accounting framework known as ConsoleKit. " "ConsoleKit is able to keep track of all the users currently logged in. In this respect, it can be used as a replacement for the utmp or " "utmpx files that are available on most Unix-like Operating Systems." msgstr "" "GDM menyertakan dukungan bagi pengumuman informasi log masuk pengguna dengan framework akunting sesi log masuk dan pengguna yang " "dikenal sebagai ConsoleKit. ConsoleKit dapat mencatat semua pengguna yang kini log masuk, sehingga dapat dipakai sebagai pengganti " "berkas utmp atau utmpx yang tersedia pada kebanyakan Sistem Operasi mirip Unix." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:922 msgid "" "When GDM is about to create a new login process for a user it will call a privileged method of ConsoleKit in order to open a new " "session for this user. At this time GDM also provides ConsoleKit with information about this user session such as: the user ID, the X11 " "Display name that will be associated with the session, the host-name from which the session originates (useful in the case of an XDMCP " "session), whether or not this session is attached, etc. As the entity that initiates the user process, GDM is in a unique position to " "know about the user session and to be trusted to provide these bits of information. The use of this privileged method is restricted by " "the use of the D-Bus system message bus security policy." msgstr "" "Ketika GDM akan membuat proses log masuk baru bagi seorang pengguna, ia akan memanggil metoda dengan hak khusus dari ConsoleKit untuk " "membuka sesi baru bagi pengguna ini. Pada saat ini GDM juga menyediakan informasi untuk ConsoleKit tentang sesi pengguna ini seperti: " "ID pengguna, Nama tampilan X11 yang akan dikaitkan dengan sesi ini, nama host tempat sesi berasal (berguna pada kasus sesi XDMCP), " "apakah sesi ini dicantol atau tidak, dsb. Sebagai entitas yang mengawali proses pengguna, GDM berada pada posisi yang unik untuk " "mengetahui tentang sesi pengguna dan untuk dipercaya menyediakan kepingan informasi ini. Penggunaan metode dengan hak khusus ini " "dibatasi oleh pemakaian kebijakan keamanan bus pesan sistem D-BUS." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:936 msgid "" "In case a user with an existing session has authenticated at GDM and requests to resume that existing session, GDM calls a privileged " "method of ConsoleKit to unlock that session. The exact details of what happens when the session receives this unlock signal are " "undefined and session-specific. However, most sessions will unlock a screensaver in response." msgstr "" "Bila penguna dengan sesi yang telah ada telah diotentikasi pada GDM dan meminta melanjutkan sesi tersebut, GDM memanggil suatu metoda " "dengan hak khusus dari ConsoleKit untuk membuka kunci sesi tersebut. Rincian tepatnya dari apa yang terjadi ketika sesi menerima sinyal " "buka kunci ini tak terdefinisi dan spesifik sesi. Namun kebanyakan sesi akan membuka kunci screensaver sebagai respon." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:945 msgid "" "When the user chooses to log out, or if GDM or the session quit unexpectedly the user session will be unregistered from ConsoleKit." msgstr "" "Ketika pengguna memilih untuk log keluar, atau bila GDM atau sesi keluar tak disangka-sangka, sesi pengguna akan dikeluarkan dari " "daftar ConsoleKit." #. (itstool) path: sect1/title #: C/index.docbook:954 msgid "Configuration" msgstr "Konfigurasi" #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:956 msgid "" "GDM has a number of configuration interfaces. These include scripting integration points, daemon configuration, greeter configuration, " "general session settings, integration with gnome-settings-daemon configuration, and session configuration. These types of integration " "are described in detail below." msgstr "" "GDM memiliki sejumlah antar muka konfigurasi. Ini termasuk titik integrasi skrip, konfigurasi daemon, konfigurasi penyapa, pengaturan " "sesi umum, integrasi dengan konfigurasi gnome-settings-daemon, dan konfigurasi sesi. Integrasi tipe ini diuraikan secara rinci di bawah." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:965 msgid "Scripting Integration Points" msgstr "Titik Integrasi Skrip" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:967 msgid "The GDM script integration points can be found in the <etc>/gdm/ directory:" msgstr "Titik integrasi skrip GDM dapat ditemukan dalam direktori <etc>/gdm/:" #. (itstool) path: sect2/screen #: C/index.docbook:972 #, no-wrap msgid "" "\n" "Xsession\n" "Init/\n" "PostLogin/\n" "PreSession/\n" "PostSession/\n" msgstr "" "\n" "Xsession\n" "Init/\n" "PostLogin/\n" "PreSession/\n" "PostSession/\n" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:980 msgid "" "The Init, PostLogin, PreSession, and PostSession " "scripts all work as described below." msgstr "" "Skrip Init, PostLogin, PreSession, dan PostSession " "semua bekerja seperti dijelaskan di bawah." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:986 msgid "" "For each type of script, the default one which will be executed is called \"Default\" and is stored in a directory associated with the " "script type. So the default Init script is <etc>/gdm/Init/Default. A per-display script " "can be provided, and if it exists it will be run instead of the default script. Such scripts are stored in the same directory as the " "default script and have the same name as the Xserver DISPLAY value for that display. For example, if the <Init>/:0 script exists, it will be run for DISPLAY \":0\"." msgstr "" "Untuk setiap jenis skirp, secara baku yang akan dieksekusi dinamai \"Default\" dan disimpan dalam suatu direktori yang berkaitan dengan " "tipe skrip. Maka skrip Init baku adalah <etc>/gdm/Init/Default. Suatu skrip per " "tampilan dapat disediakan, dan bila ada akan dijalankan sebagai pengganti skrip bawaan. Skrip demikian disimpan di dalam direktori yang " "sama dengan skrip bawaan dan memiliki nama yang sama dengan nilai DISPLAY Xserver bagi tampilan tersebut. Sebagai contoh, bila skrip " "<Init>/:0 ada, itu akan dijalankan bagi DISPLAY \":0\"." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:998 msgid "" "All of these scripts are run with root privilege and return 0 if run successfully, and a non-zero return code if there was any failure " "that should cause the login session to be aborted. Also note that GDM will block until the scripts finish, so if any of these scripts " "hang, this will cause the login process to also hang." msgstr "" "Semua skrip ini dijalankan dengan privilese root dan mengembalikan 0 bila dijalankan dengan sukses, dan kode kembalian bukan nol bila " "ada kegagalan yang mesti menyebabkan sesi login digugurkan. Perhatikan juga bahwa GDM akan memblok sampai skrip selesai, sehingga bila " "salah satu skrip ini hang, ini akan menyebabkan proses log masuk juga hang." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1006 msgid "" "When the Xserver for the login GUI has been successfully started, but before the login GUI is actually displayed, GDM will run the " "Init script. This script is useful for starting programs that should be run while the login screen is showing, or " "for doing any special initialization if required." msgstr "" "Ketika Xserver sebagai GUI log masuk telah sukses dimulai, tapi sebelum GUI log masuk benar-benar ditampilkan, GDM akan menjalankan " "skrip Init. Skrip ini berguna untuk memulai program yang mesti dijalankan ketika layar log masuk tampil, atau " "untuk melakukan inisialisasi khusus apapun bila diperlukan." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1014 msgid "" "After the user has been successfully authenticated GDM will run the PostLogin script. This is done before any " "session setup has been done, including before the pam_open_session call. This script is useful for doing any session initialization " "that needs to happen before the session starts. For example, you might setup the user's $HOME directory if needed." msgstr "" "Setelah pengguna sukses terotentikasi GDM akan menjalankan skrip PostLogin. Ini dilakukan sebelum penyiapan sesi " "manapun dilakukan, termasuk sebelum pemanggilan pam_open_session. Skrip ini berguna untuk melakukan inisialisasi sesi apapun yang perlu " "terjadi sebelum sesi mulai. Sebagai contoh, Anda mungkin perlu menyiapkan direktori $HOME pengguna bila diperlukan." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1023 msgid "" "After the user session has been initialized, GDM will run the PreSession script. This script is useful for doing " "any session initialization that needs to happen after the session has been initialized. It can be used for session management or " "accounting, for example." msgstr "" "Setelah sesi pengguna diinisialisasi, GDM akan menjalankan skrip PreSession. Skrip ini berguna untuk melakukan " "sebarang inisialisasi sesi yang perlu terjadi setelah sesi diinisialisasi. Ini dapat dipakai untuk manajemen sesi atau akunting, " "misalnya." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1031 msgid "" "When a user terminates their session, GDM will run the PostSession script. Note that the Xserver will have been " "stopped by the time this script is run, so it should not be accessed." msgstr "" "Ketika seorang pengguna mengakhiri sesinya, GDM akan menjalankan skrip PostSession. Perhatikan bahwa Xserver bakal " "telah berhenti saat skrip ini dijalankan, sehingga itu tak boleh diakses." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1038 msgid "" "Note that the PostSession script will be run even when the display fails to respond due to an I/O error or " "similar. Thus, there is no guarantee that X applications will work during script execution." msgstr "" "Perhatikan bahwa skrip PostSession akan dijalankan bahkan ketika tampilan gagal merespon karena galat I/O atau " "yang serupa. Jadi tak ada jaminan bahwa aplikasi X akan bekerja selama eksekusi skrip." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1045 msgid "" "All of the above scripts will set the $RUNNING_UNDER_GDM environment variable to yes. If the " "scripts are also shared with other display managers, this allows you to identify when GDM is calling these scripts, so you can run " "specific code when GDM is used." msgstr "" "Semua skrip di atas akan menata variabel lingkungan $RUNNING_UNDER_GDM ke yes. Bila skrip " "juga dipakai bersama dengan manajer tampilan lain, ini memungkinkan Anda mengidentifikasi ketika GDM sedang memanggil skrip ini, " "sehingga Anda dapat menjalankan kode khusus ketika GDM sedang dipakai." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:1055 msgid "Autostart Configuration" msgstr "Konfigurasi Autostart" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1057 msgid "" "The <share>/gdm/autostart/LoginWindow directory contains files in the format specified by the \"FreeDesktop." "org Desktop Application Autostart Specification\". Standard features in the specification may be used to specify programs that should " "auto-restart or only be launched if a GConf configuration value is set, etc." msgstr "" "Direktori <share>/gdm/autostart/LoginWindow memuat berkas dalam format yang dinyatakan oleh \"FreeDesktop." "org Desktop Application Autostart Specification\". Fitur standar dalam spesifikasi itu boleh dipakai untuk menyatakan program yang " "mesti dijalankan ulang secara otomatis atau hanya diluncurkan bila suatu nilai konfigurasi GConf ditata, dsb." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1066 msgid "" "Any .desktop files in this directory will cause the associated program to automatically start with the login GUI " "greeter. By default, GDM is shipped with files which will autostart the gdm-simple-greeter login GUI greeter itself, the gnome-power-" "manager application, the gnome-settings-daemon, and the metacity window manager. These programs are needed for the greeter program to " "work. In addition, desktop files are provided for starting various AT programs if the configuration values specified in the " "Accessibility Configuration section below are set." msgstr "" "Berkas .desktop apapun dalam direktori ini akan menyebabkan program yang terkait dijalankan secara otomatis dengan " "penyapa GUI log masuk. Secara baku, GDM dilengkapi dengan berkas yang akan otomatis menjalankan penyapa GUI log masuk gdm-simple-" "greeter, aplikasi gnome-power-manager, gnome-settings-daemon, dan manajer jendela metacity. Program-program ini diperlukan agar program " "penyapa dapat bekerja. Sebagai tambahan, berkas desktop disediakan untuk menjalankan berbagai program AT bila nilai konfigurasi yang " "dinyatakan dalam bagian Konfigurasi Aksesabilitas di bawah ditata." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:1080 msgid "Xsession Script" msgstr "Skrip Xsession" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1082 msgid "" "There is also an Xsession script located at <etc>/gdm/Xsession which is called between " "the PreSession and the PostSession scripts. This script does not support per-display like the " "other scripts. This script is used for actually starting the user session. This script is run as the user, and it will run whatever " "session was specified by the Desktop session file the user selected to start." msgstr "" "Ada juga skrip Xsession yang terletak di <etc>/gdm/Xsession yang dipanggil antara skrip " "PreSession dan PostSession. Skrip ini tak mendukung per-tampilan seperti skrip lain. Skrip " "ini dipakai untuk benar-benar memulai sesi pengguna. Skrip ini dijalankan sebagai pengguna, dan akan menjalankan sesi apapun yang " "dinyatakan oleh berkas sesi Desktop yang dipilih pengguna untuk dimulai." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:1095 msgid "Daemon Configuration" msgstr "Konfigurasi Daemon" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1097 msgid "" "The GDM daemon is configured using the <etc>/gdm/custom.conf file. Default values are stored in GConf in the " "gdm.schemas file. It is recommended that end-users modify the <etc>/gdm/custom.conf " "file because the schemas file may be overwritten when the user updates their system to have a newer version of GDM." msgstr "" "Daemon GDM dikonfigurasi memakai berkas <etc>/gdm/custom.conf. Nilai baku disimpan di GConf dalam berkas " "gdm.schemas. Disarankan bahwa pengguna akhir mengubah berkas <etc>/gdm/custom.conf " "karena berkas skema mungkin tertimpa ketika pengguna memutakhirkan sistem mereka untuk mendapatkan versi GDM yang lebih baru." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1107 msgid "" "Note that older versions of GDM supported additional configuration options which are no longer supported in the latest versions of GDM." msgstr "Perhatikan bahwa GDM versi lebih lama mendukung opsi konfigurasi tambahan yang tak didukung lagi pada versi GDM terakhir." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1112 msgid "" "The <etc>/gdm/custom.conf file is in the keyfile format. Keywords in brackets define " "group sections, strings before an equal sign (=) are keys and the data after equal sign represents their value. Empty lines or lines " "starting with the hash mark (#) are ignored." msgstr "" "Berkas <etc>/gdm/custom.conf berformat keyfile. Kata kunci dalam kurung siku " "mendefinisikan bagian grup, string sebelum tanda sama dengan adalah kunci dan data setelah tanda sama dengan mewakili nilai mereka. " "Baris kosong atau baris yang diawali dengan tanda pagar (#) diabaikan." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1120 msgid "" "The file <etc>/gdm/custom.conf supports the \"[daemon]\", \"[security]\", and \"[xdmcp]\" group sections. " "Within each group, there are particular key/value pairs that can be specified to modify how GDM behaves. For example, to enable timed " "login and specify the timed login user to be a user named \"you\", you would modify the file so it contains the following lines:" msgstr "" "Berkas <etc>/gdm/custom.conf mendukung bagian grup \"[daemon]\", \"[security]\", dan \"[xdmcp]\". Dalam " "setiap grup, ada pasangan kunci/nilai tertentu yang dapat dinyatakan untuk mengubah bagaimana GDM bertingkahlaku. Sebagai contoh, untuk " "mengaktifkan log masuk dengan tenggang waktu dan menyatakan bahwa pengguna yang log masuknya diberi tenggang waktu adalah pengguna " "bernama \"you\", Anda perlu mengubah berkas sehingga memuat baris-baris berikut:" #. (itstool) path: sect2/screen #: C/index.docbook:1130 #, no-wrap msgid "" "\n" "[daemon]\n" "TimedLoginEnable=true\n" "TimedLogin=you\n" msgstr "" "\n" "[daemon]\n" "TimedLoginEnable=true\n" "TimedLogin=you\n" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1136 msgid "A full list of supported configuration keys follow:" msgstr "Daftar lengkap dari kunci konfigurasi yang didukung adalah sebagai berikut:" #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1141 msgid "[chooser]" msgstr "[chooser]" #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1145 msgid "Multicast" msgstr "Multicast" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1147 #, no-wrap msgid "Multicast=false" msgstr "Multicast=false" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1148 msgid "" "If true and IPv6 is enabled, the chooser will send a multicast query to the local network and collect responses from the hosts who have " "joined multicast group." msgstr "" "Bila true dan IPv6 diaktifkan, chooser akan mengirim suatu query multicast ke jaringan lokal dan mengumpulkan jawaban dari host yang " "telah bergabung ke grup multicast." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1157 msgid "MulticastAddr" msgstr "MulticastAddr" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1159 #, no-wrap msgid "MulticastAddr=ff02::1" msgstr "MulticastAddr=ff02::1" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1160 msgid "This is the Link-local multicast address." msgstr "Ini adalaha alamat multicast Link-local." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1169 msgid "[daemon]" msgstr "[daemon]" #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1172 msgid "TimedLoginEnable" msgstr "TimedLoginEnable" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1174 #, no-wrap msgid "TimedLoginEnable=false" msgstr "TimedLoginEnable=false" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1175 msgid "" "If the user given in TimedLogin should be logged in after a number of seconds (set with TimedLoginDelay) of inactivity on the login screen. This is useful for public access terminals or perhaps even home use. If the user uses the " "keyboard or browses the menus, the timeout will be reset to TimedLoginDelay or 30 seconds, whichever is higher. If " "the user does not enter a username but just hits the ENTER key while the login program is requesting the username, then GDM will assume " "the user wants to login immediately as the timed user. Note that no password will be asked for this user so you should be careful, " "although if using PAM it can be configured to require password entry before allowing login. Refer to the \"Security->PAM\" section " "of the manual for more information, or for help if this feature does not seem to work." msgstr "" "Bila pengguna yang diberikan dalam TimedLogin mesti log masuk setelah sekian detik (diatur dengan " "TimedLoginDelay tanpa aktivitas pada layar log masuk. Ini berguna bagi terminal akses publik atau bahkan " "penggunaan di rumah. Bila pengguna memakai papan tik atau meramban menu, tenggang waktu akan direset ke TimedLoginDelay atau 30 detik, manapun yang lebih tinggi. Bila pengguna tak memasukkan nama tapi hanya menekan tombol ENTER ketika program " "log masuk meminta nama pengguna, maka GDM akan menganggap bahwa pengguna ingin log masuk seketika sebagai pengguna yang dikenai " "tenggang waktu. Perhatikan bahwa sandi tak akan diminta bagi pengguna ini sehingga Anda mesti berhati-hati, walaupun bilan menggunakan " "PAM ini dapat diatur untuk meminta masukan sandi sebelum mengijinkan log masuk. Lihatlah bagian \"Keamanan->PAM\" dari manual untuk " "informasi lebih jauh, atau untuk bantuan bila fitur ini sepertinya tak bekerja." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1197 msgid "TimedLogin" msgstr "TimedLogin" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1199 #, no-wrap msgid "TimedLogin=" msgstr "TimedLogin=" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1200 msgid "This is the user that should be logged in after a specified number of seconds of inactivity." msgstr "Ini adalah pengguna yang mesti dilogmasukkan setelah sekian detik tanpa aktivitas seperti yang dinyatakan." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1204 C/index.docbook:1248 msgid "" "If the value ends with a vertical bar | (the pipe symbol), then GDM will execute the program specified and use whatever value is " "returned on standard out from the program as the user. The program is run with the DISPLAY environment variable set so that it is " "possible to specify the user in a per-display fashion. For example if the value is \"/usr/bin/getloginuser|\", then the program \"/usr/" "bin/getloginuser\" will be run to get the user value." msgstr "" "Bila nilai diakhiri dengan batang vertikal (simbol pipa), maka GDM akan menjalankan program yang dinyatakan dan memakai nilai apapun " "yang dikembalikan pada standard out dari program sebagai pengguna. Program dijalankan dengan variabel lingkungan DISPLAY ditata " "sehingga mungkin untuk menyatakan pengguna dengan cara per-tampilan. Sebagai contoh bila nilainya adalah \"/usr/bin/getloginuser|\", " "maka program \"/usr/bin/getloginuser\" akan dijalankan untuk mendapat nilai pengguna." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1218 msgid "TimedLoginDelay" msgstr "TimedLoginDelay" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1220 #, no-wrap msgid "TimedLoginDelay=30" msgstr "TimedLoginDelay=30" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1221 msgid "Delay in seconds before the TimedLogin user will be logged in." msgstr "Tundaan dalam detik sebelum pengguna TimedLogin akan dilogmasukkan." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1229 msgid "AutomaticLoginEnable" msgstr "AutomaticLoginEnable" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1231 #, no-wrap msgid "AutomaticLoginEnable=false" msgstr "AutomaticLoginEnable=false" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1232 msgid "" "If true, the user given in AutomaticLogin should be logged in immediately. This feature is like timed login with a " "delay of 0 seconds." msgstr "" "Bila berisi true, pengguna yang diberikan dalam AutomaticLogin mesti dilogmasukkan seketika. Fitur ini seperti log " "masuk dengan tenggang waktu 0 detik." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1241 msgid "AutomaticLogin" msgstr "AutomaticLogin" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1243 #, no-wrap msgid "AutomaticLogin=" msgstr "AutomaticLogin=" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1244 msgid "This is the user that should be logged in immediately if AutomaticLoginEnable is true." msgstr "Ini adalah pengguna yang mesti seketika log masuk bila AutomaticLoginEnable berisi true." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1262 msgid "User" msgstr "User" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1264 #, no-wrap msgid "User=gdm" msgstr "User=gdm" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1265 msgid "" "The username under which the greeter and other GUI programs are run. Refer to the Group configuration key and to " "the \"Security->GDM User And Group\" section of this document for more information." msgstr "" "Nama pengguna yang menjalankan penyapa dan program GUI lainnya. Lihat kunci konfigurasi Group dan bagian " "\"Keamanan->Pengguna Dan Grup GDM\" dari dokumentasi ini untuk informasi lebih lanjut." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1275 msgid "Group" msgstr "Group" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1277 #, no-wrap msgid "Group=gdm" msgstr "Group=gdm" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1278 msgid "" "The group name under which the greeter and other GUI programs are run. Refer to the User configuration key and to " "the \"Security->GDM User And Group\" section of this document for more information." msgstr "" "Nama grup yang menjalankan penyapa dan program GUI lainnya. Lihat kunci konfigurasi Group dan bagian \"Keamanan-" ">Pengguna Dan Grup GDM\" dari dokumentasi ini untuk informasi lebih lanjut." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1290 msgid "Debug Options" msgstr "Opsi Debug" #. (itstool) path: variablelist/title #: C/index.docbook:1293 msgid "[debug]" msgstr "[debug]" #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1296 C/index.docbook:1427 msgid "Enable" msgstr "Enable" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1298 C/index.docbook:1429 #, no-wrap msgid "Enable=false" msgstr "Enable=false" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1299 msgid "" "To enable debugging, set the debug/Enable key to \"true\" in the <etc>/gdm/custom.conf file and restart GDM. " "Then debug output will be sent to the system log file (<var>/log/messages or <var>/adm/" "messages depending on your Operating System)." msgstr "" "Untuk memungkinkan pengawakutuan, atur kunci debug/Enable ke \"true\" dalam berkas <etc>/gdm/custom.conf dan " "mulai ulang GDM. Maka keluaran pengawakutuan akan kemudian dikirim ke berkas log sistem (<var>/log/messages " "atau <var>/adm/messages bergantung kepada Sistem Operasi Anda)." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1314 msgid "Greeter Options" msgstr "Opsi Greeter" #. (itstool) path: variablelist/title #: C/index.docbook:1317 msgid "[greeter]" msgstr "[greeter]" #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1320 msgid "IncludeAll" msgstr "IncludeAll" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1322 #, no-wrap msgid "IncludeAll=true" msgstr "IncludeAll=true" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1323 msgid "" "If true, then the face browser will show all users on the local machine. If false, the face browser will only show users who have " "recently logged in." msgstr "" "Bila berisi true, maka peramban wajah akan menampilkan semua pengguna pada mesin lokal. Bila berisi false, maka peramban wajah hanya " "akan menampilkan pengguna yang baru-baru ini log masuk." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1329 msgid "" "When this key is true, GDM will call fgetpwent() to get a list of local users on the system. Any users with a user id less than 500 (or " "100 if running on Oracle Solaris) are filtered out. The Face Browser also will display any users that have previously logged in on the " "system (for example NIS/LDAP users). It gets this list via calling the ck-history ConsoleKit interface. It will also " "filter out any users which do not have a valid shell (valid shells are any shell that getusershell() returns - /sbin/nologin or /bin/" "false are considered invalid shells even if getusershell() returns them)." msgstr "" "Bila kunci ini berisi true, GDM akan memanggil fgetpwent() untuk memperoleh daftar pengguna lokal pada sistem. Sebarang pengguna dengan " "id pengguna kurang dari 500 (atau 100 bila menjalankan Oracle Solaris) tak akan lolos saringan. Peramban Wajah juga akan menampilkan " "sebarang pengguna yang sebelumnya log masuk ke sistem (sebagai contoh pengguna NIS/LDAP). Daftar ini didapat dari pemanggilan antar " "muka ConsoleKit ck-history. Ini juga akan menyingkirkan pengguna yang tak memiliki shell yang valid (shell valid " "adalah sebarang shell yang dikembalikan oleh getusershell() - /sbin/nologin atau /bin/false dianggap sebagai shell yang tak valid " "walaupun getusershell() mengembalikan mereka)." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1343 msgid "" "If false, then GDM more simply only displays users that have previously logged in on the system (local or NIS/LDAP users) by calling " "the ck-history ConsoleKit interface." msgstr "" "Bila berisi false, maka GDM hanya sekedar menampilkan pengguna yang sebelumnya pernah log masuk ke sistem (pengguna lokal atau NIS/" "LDAP) dengan memanggil antar muka ConsoleKit ck-history." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1352 msgid "Include" msgstr "Include" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1354 #, no-wrap msgid "Include=" msgstr "Include=" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1355 msgid "" "Set to a list of users to always include in the Face Browser. This value is set to a list of users separated by commas. By default, the " "value is empty." msgstr "" "Diisi dengan daftar pengguna yang selalu disertakan dalam Peramban Wajah. Nilai ini diisi dengan daftar pengguna yang dipisah dengan " "koma. Nilai bawaan adalah kosong." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1364 msgid "Exclude" msgstr "Exclude" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1366 #, no-wrap msgid "Exclude=bin,root,daemon,adm,lp,sync,shutdown,halt,mail,news,uucp,operator,nobody,nobody4,noaccess,postgres,pvm,rpm,nfsnobody,pcap" msgstr "Exclude=bin,root,daemon,adm,lp,sync,shutdown,halt,mail,news,uucp,operator,nobody,nobody4,noaccess,postgres,pvm,rpm,nfsnobody,pcap" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1367 msgid "" "Set to a list of users to always exclude in the Face Browser. This value is set to a list of users separated by commas. Note that the " "setting in the custom.conf overrides the default value, so if you wish to add additional users to the list, then " "you need to set the value to the default value with additional users appended to the list." msgstr "" "Diisi dengan daftar pengguna yang selalu tidak disertakan dalam Peramban Wajah. Nilai ini diisi dengan daftar pengguna yang dipisah " "dengan koma. Perhatikan bahwa pengaturan dalam custom.conf menimpa nilai bawaan, sehingga ketika Anda hendak " "menambahkan pengguna ke daftar, maka Anda perlu menata nilai ke nilai bawaan dengan pengguna tambahan ditambahkan ke daftar." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1381 msgid "Security Options" msgstr "Opsi Keamanan" #. (itstool) path: variablelist/title #: C/index.docbook:1384 msgid "[security]" msgstr "[security]" #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1387 msgid "DisallowTCP" msgstr "DisallowTCP" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1389 #, no-wrap msgid "DisallowTCP=true" msgstr "DisallowTCP=true" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1390 msgid "" "If true, then always append -nolisten tcp to the command line when starting attached Xservers, thus disallowing " "TCP connection. This is a more secure configuration if you are not using remote connections." msgstr "" "Bila berisi true, maka selalu menambahkan -nolisten tcp ke baris perintah ketika memulai Xserver yang dicantol, " "sehingga melarang koneksi TCP. Ini konfigurasi yang lebih aman bila Anda tak memakai koneksi jauh." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1402 msgid "XDCMP Support" msgstr "Dukungan XDMCP" #. (itstool) path: variablelist/title #: C/index.docbook:1405 msgid "[xdmcp]" msgstr "[xdmcp]" #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1408 msgid "DisplaysPerHost" msgstr "DisplaysPerHost" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1410 #, no-wrap msgid "DisplaysPerHost=1" msgstr "DisplaysPerHost=1" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1411 msgid "" "To prevent attackers from filling up the pending queue, GDM will only allow one connection for each remote computer. If you want to " "provide display services to computers with more than one screen, you should increase this value." msgstr "" "Untuk mencegah penyerang memenuhi antrian yang tertunda, GDM hanya akanmengijinkan satu koneksi bagi setiap komputer jauh. Bila Anda " "ingin menyediakanlayanan tampilan ke komputer yang memiliki lebih dari satu layar, Anda mesti menaikkan nilai ini." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1418 msgid "" "Note that the number of attached DISPLAYS allowed is not limited. Only remote connections via XDMCP are limited by this configuration " "option." msgstr "" "Perhatikan bahwa cacah DISPLAY tercantol yang diijinkan tak dibatasi. Hanya koneksi jauh melalui XDMCP yang dibatasi oleh opsi " "konfigurasi ini." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1430 msgid "Setting this to true enables XDMCP support allowing remote displays/X terminals to be managed by GDM." msgstr "Menata ini ke true memungkinkan dukungan XDMCP yang mengijinkan tampilan jauh/terminal X dikelola oleh GDM." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1435 msgid "gdm listens for requests on UDP port 177. See the Port option for more information." msgstr "gdm mendengarkan permintaan pada UDP port 177. Lihat opsi Port untuk informasi lebih jauh." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1440 msgid "" "If GDM is compiled to support it, access from remote displays can be controlled using the TCP Wrappers library. The service name is " "gdm" msgstr "" "Bila GDM dikompail untuk mendukungnya, akses dari tampilan jauh dapat dikendalikan memakai pustaka TCP Wrapper. Nama layanan adalah " "gdm" #. (itstool) path: para/screen #: C/index.docbook:1448 #, no-wrap msgid "" "\n" "gdm:.my.domain\n" msgstr "" "\n" "gdm:.my.domain\n" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1446 msgid "" "You should add <_:screen-1/> to your <etc>/hosts.allow, depending on your TCP Wrappers configuration. See " "the hosts.allow man page for details." msgstr "" "Ada mesti menambah <_:screen-1/> ke <etc>/hosts.allow Anda, bergantung kepada konfigurasi TCP Wrapper Anda. " "Lihat halaman man hosts.allow untuk rinciannya." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1457 msgid "" "Please note that XDMCP is not a particularly secure protocol and that it is a good idea to block UDP port 177 on your firewall unless " "you really need it." msgstr "" "Mohon diperhatikan bahwa XDMCP bukan protokol yang aman dan ide yang bagus untuk memblokir UDP port 177 pada firewall Anda kecuali Anda " "memang memerlukannya." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1466 msgid "HonorIndirect" msgstr "HonorIndirect" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1468 #, no-wrap msgid "HonorIndirect=true" msgstr "HonorIndirect=true" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1469 msgid "" "Enables XDMCP INDIRECT choosing (i.e. remote execution of gdmchooser) for X-terminals which do not supply their " "own display browser." msgstr "" "Fungsikan pemilihan XDMCP INDIRECT (yaitu eksekusi jauh dari gdmchooser) bagi X-terminal yang tak menyediakan " "peramban tampilannya sendiri." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1478 msgid "MaxPending" msgstr "MaxPending" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1480 #, no-wrap msgid "MaxPending=4" msgstr "MaxPending=4" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1481 msgid "" "To avoid denial of service attacks, GDM has fixed size queue of pending connections. Only MaxPending displays can start at the same " "time." msgstr "" "Untuk menghindari serangan penyangkalan layanan, GDM memiliki antrian sambungan yang tertunda berukuran tetap. Hanya MaxPending " "tampilan yang dapat dimulai pada saat yang sama." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1487 msgid "" "Please note that this parameter does not limit the number of remote displays which can be managed. It only limits the number of " "displays initiating a connection simultaneously." msgstr "" "Mohon dicatat bahwa parameter ini tak membatasi cacah tampilan jauh yang dapat dikelola. Ini hanya membatasi cacah tampilan yang " "mengawali koneksi secara simultan." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1496 msgid "MaxSessions" msgstr "MaxSessions" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1498 #, no-wrap msgid "MaxSessions=16" msgstr "MaxSessions=16" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1499 msgid "" "Determines the maximum number of remote display connections which will be managed simultaneously. I.e. the total number of remote " "displays that can use your host." msgstr "" "Menentukan cacah maksimum dari koneksi tampilan jauh yang akan dikelola secara simultan. Yaitu cacah total tampilan jauh yang dapat " "memakai host Anda." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1508 msgid "MaxWait" msgstr "MaxWait" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1510 #, no-wrap msgid "MaxWait=30" msgstr "MaxWait=30" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1511 msgid "" "When GDM is ready to manage a display an ACCEPT packet is sent to it containing a unique session id which will be used in future XDMCP " "conversations." msgstr "" "Ketika GDM siap untuk mengelola suatu tampilan, suatu paket ACCEPT dikirim kepadanya, yang memuat id sesi unik yang akan dipakai dalam " "percakapan XDMCP di masa mendatang." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1517 msgid "GDM will then place the session id in the pending queue waiting for the display to respond with a MANAGE request." msgstr "GDM lalu akan menempatkan id sesi ke dalam antrian tertunda yang menunggu tampilan merespon dengan permintaan MANAGE." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1522 msgid "" "If no response is received within MaxWait seconds, GDM will declare the display dead and erase it from the pending queue freeing up the " "slot for other displays." msgstr "" "Bila tak ada respon yang diterima dalam MaxWait detik, GDM akan menyatakan bahwa tampilan mati dan menghapusnya dari antrian tertunda, " "membebaskan slot bagi tampilan lain." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1531 msgid "MaxWaitIndirect" msgstr "MaxWaitIndirect" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1533 #, no-wrap msgid "MaxWaitIndirect=30" msgstr "MaxWaitIndirect=30" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1534 msgid "" "The MaxWaitIndirect parameter determines the maximum number of seconds between the time where a user chooses a host and the subsequent " "indirect query where the user is connected to the host. When the timeout is exceeded, the information about the chosen host is " "forgotten and the indirect slot freed up for other displays. The information may be forgotten earlier if there are more hosts trying to " "send indirect queries then MaxPendingIndirect." msgstr "" "Parameter MaxWaitIndirect menentukan berapa detik maksimum antara waktu ketika pengguna memilih suatu host dan query tak langsung " "kelanjutannya dimana pengguna tersambung ke host. Ketika tenggang waktu dilampaui, informasi tentang host yang dipilih dilupakan dan " "slot tak langsung dibebaskan bagi tampilan lain. Informasi mungkin dilupakan lebih awal bila ada lebih banyak host mencoba mengirim " "query tak langsung daripada MaxPendingIndirect." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1548 msgid "PingIntervalSeconds" msgstr "PingIntervalSeconds" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1550 #, no-wrap msgid "PingIntervalSeconds=60" msgstr "PingIntervalSeconds=60" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1551 msgid "" "If the Xserver does not respond in the specified number of seconds, then the connection is stopped and the session ended. When this " "happens the daemon dies with an ALARM signal. Note that GDM 2.20 and earlier multiplied this setting by 2, so it may be necessary to " "increase the timeout if upgrading from GDM 2.20 and earlier to a newer version." msgstr "" "Bila Xserver tak merespon dalam sekian detik yang dinyatakan, maka koneksi dihentikan dan sesi diakhiri. Ketika ini terjadi daemon mati " "dengan sinyal ALARM. Perhatikan bahwa GDM 2.20 dan sebelumnya mengalikan 2 pengaturan ini, sehingga mungkin perlu menaikkan tenggang " "waktu bila meningkatkan dari GDM 2.20 dan sebelumnya ke versi yang lebih baru." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1560 msgid "" "Note that GDM in the past used to have a PingInterval configuration key which was also in minutes. For most " "purposes you'd want this setting to be lower than one minute. However since in most cases where XDMCP would be used (such as terminal " "labs), a lag of more than 15 or so seconds would really mean that the terminal was turned off or restarted and you would want to end " "the session." msgstr "" "Perhatikan bahwa GDM di masa lalu biasa memiliki kunci konfigurasi PingInterval dalam satuan menit. Untuk " "kebanyakan tujuan Anda akan menginginkan pengaturan ini agar kurang dari satu meni. Namun karena dalam kebanyakan kasus dimana XDMCP " "akan dipakai (seperti pada lab terminal), lag lebih dari sekitar 15 detik sesungguhnya berarti bahwa terminal dimatikan atau dimulai " "ulang dan Anda ingin mengakhiri sesi tersebut." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1573 msgid "Port" msgstr "Port" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1575 #, no-wrap msgid "Port=177" msgstr "Port=177" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1576 msgid "" "The UDP port number gdm should listen to for XDMCP requests. Do not change this unless you know what you are doing." msgstr "" "Nomor port UDP yang mesti didengar oleh gdm bagi permintaan XDMCP. Jangan mengubah ini kecuali Anda tahu apa yang " "Anda lakukan." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1585 msgid "Willing" msgstr "Willing" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1587 #, no-wrap msgid "Willing=<etc>/gdm/Xwilling" msgstr "Willing=<etc>/gdm/Xwilling" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1588 msgid "" "When the machine sends a WILLING packet back after a QUERY it sends a string that gives the current status of this server. The default " "message is the system ID, but it is possible to create a script that displays customized message. If this script does not exist or this " "key is empty the default message is sent. If this script succeeds and produces some output, the first line of it's output is sent (and " "only the first line). It runs at most once every 3 seconds to prevent possible denial of service by flooding the machine with QUERY " "packets." msgstr "" "Ketika mesin mengirim balik paket WILLING setelah QUERY, dia mengirim string yang memberikan status terkini dari server ini. Pesan baku " "adalah ID sistem, tapi mungkin untuk membuat skrip yang menampilkan pesan ubahan. Bila skrip ini tak ada atau kunci ini kosong maka " "pesan baku yang dikirim. Bila skrip ini sukses dan menghasilkan suatu keluaran, baris pertama keluaran yang akan dikirim (dan hanya " "baris pertama). Itu dijalankan paling sering sekali dalam 3 detik untuk mencegah kemungkinan denial of service dengan membanjiri mesin " "dengan paket QUERY." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:1607 msgid "Simple Greeter Configuration" msgstr "Konfigurasi Penyapa Sederhana" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1609 msgid "" "The GDM default greeter is called the simple Greeter and is configured via GConf. Default values are stored in GConf in the " "gdm-simple-greeter.schemas file. These defaults can be overridden if the \"gdm\" user has a writable $HOME " "directory to store GConf settings. These values can be edited using the gconftool-2 or gconf-editor programs. The following configuration options are supported:" msgstr "" "Penyapa bawaan GDM dinamai Simple Greeter dan ditata melalui GConf. Nilai bawaan disimpan dalam GConf pada berkas gdm-simple-" "greeter.schemas. Nilai bawaan ini dapat ditimpa bila pengguna \"gdm\" memiliki direktori $HOME yang dapat ditulisi untuk " "menyimpan tatanan GConf. Nilai-nilai ini dapat disunting memakai program gconftool-2 atau gconf-editor. Opsi konfigurasi berikut didukung:" #. (itstool) path: variablelist/title #: C/index.docbook:1620 msgid "Greeter Configuration Keys" msgstr "Kunci Konfigurasi Penyapa" #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1623 msgid "/apps/gdm/simple-greeter/banner_message_enable" msgstr "/apps/gdm/simple-greeter/banner_message_enable" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1625 C/index.docbook:1646 C/index.docbook:1657 C/index.docbook:1722 C/index.docbook:1787 C/index.docbook:1798 #: C/index.docbook:1809 C/index.docbook:1820 #, no-wrap msgid "false (boolean)" msgstr "false (boolean)" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1626 msgid "Controls whether the banner message text is displayed." msgstr "Mengendalikan apakah teks pesan banner ditampilkan." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1633 msgid "/apps/gdm/simple-greeter/banner_message_text" msgstr "/apps/gdm/simple-greeter/banner_message_text" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1635 #, no-wrap msgid "NULL (string)" msgstr "NULL (string)" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1636 msgid "Specifies the text banner message to show on the greeter window." msgstr "Menyatakan pesan banner teks untuk ditampilkan pada jendela penyapa." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1644 msgid "/apps/gdm/simple-greeter/disable_restart_buttons" msgstr "/apps/gdm/simple-greeter/disable_restart_buttons" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1647 msgid "Controls whether to show the restart buttons in the login window." msgstr "Mengendalikan apakah menampilkan tombol hidupkan ulang komputer pada jendela log masuk." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1655 msgid "/apps/gdm/simple-greeter/disable_user_list" msgstr "/apps/gdm/simple-greeter/disable_user_list" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1658 msgid "If true, then the face browser with known users is not shown in the login window." msgstr "Bila true, maka peramban wajah dengan pengguna yang dikenal tak ditampilkan di jendela log masuk." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1666 msgid "/apps/gdm/simple-greeter/logo_icon_name" msgstr "/apps/gdm/simple-greeter/logo_icon_name" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1668 #, no-wrap msgid "computer (string)" msgstr "komputer (string)" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1669 msgid "Set to the themed icon name to use for the greeter logo." msgstr "Tata ke nama ikon ditemakan untuk dipakai bagi logo penyapa." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1676 msgid "/apps/gdm/simple-greeter/recent-languages" msgstr "/apps/gdm/simple-greeter/recent-languages" #. (itstool) path: listitem/synopsis #: C/index.docbook:1678 C/index.docbook:1700 #, no-wrap msgid "[] (string list)" msgstr "[] (daftar string)" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1679 msgid "" "Set to a list of languages to be shown by default in the login window. Default value is \"[]\". With the default setting only the " "system default language is shown and the option \"Other...\" which pops-up a dialog box showing a full list of available languages " "which the user can select." msgstr "" "Tata ke daftar bahasa yang akan ditampilkan secara baku dalam jendela log masuk. Nilai baku adalah \"[]\". Dengan tatanan bawaan hanya " "bahasa bawaan sistem yang ditampilkan dan opsi \"Lainnya...\" yang memunculkan suatu kotak dialog yang menampilkan daftar lengkap " "bahasa yang tersedia tempat pengguna dapat memilih." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1687 msgid "" "Users are not intended to change this setting by hand. Instead GDM keeps track of any languages selected in this configuration key, and " "will show them in the language combo box along with the \"Other...\" choice. This way, commonly selected languages are easier to select." msgstr "" "Pengguna tak diharapkan mengubah pengaturan ini secara manual. Sebagai gantinya, GDM melacak sebarang bahasa yang dipilih dalam kunci " "konfigurasi ini, dan akan menampilkan mereka dalam kotak kombo bahasa bersama dengan pilihan \"Lainnya...\". Dengan cara ini, bahasa " "yang umum dipilih akan lebih mudah dipilih." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1698 msgid "/apps/gdm/simple-greeter/recent-layouts" msgstr "/apps/gdm/simple-greeter/recent-layouts" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1701 msgid "" "Set to a list of keyboard layouts to be shown by default in the login panel. Default value is \"[]\". With the default setting only the " "system default keyboard layout is shown and the option \"Other...\" which pops-up a dialog box showing a full list of available " "keyboard layouts which the user can select." msgstr "" "Ditata ke daftar tata letak papan tik yang secara baku akan ditampilkan pada panel log masuk. Nilai bawaan adalah \"[]\". Dengan " "pengaturan baku hanya tata letak papan tik bawaan sistem yang ditampilkan dan opsi \"Lainnya...\" yang memunculkan kotak dialog yang " "menunjukkan daftar lengkap tata letak papan tik yang tersedia yang dapat dipilih oleh pengguna." #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1709 msgid "" "Users are not intended to change this setting by hand. Instead GDM keeps track of any keyboard layouts selected in this configuration " "key, and will show them in the keyboard layout combo box along with the \"Other...\" choice. This way, commonly selected keyboard " "layouts are easier to select." msgstr "" "Pengguna tak diharapkan mengubah pengaturan ini secara manual. Sebagai gantinya, GDM melacak sebarang tata letak papan tik yang dipilih " "dalam kunci konfigurasi ini, dan akan menampilkan mereka dalam kotak kombo tata letak papan tik bersama dengan pilihan \"Lainnya...\". " "Dengan cara ini, tata letak papan tik yang umum dipilih akan lebih mudah dipilih." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1720 msgid "/apps/gdm/simple-greeter/wm_use_compiz" msgstr "/apps/gdm/simple-greeter/wm_use_compiz" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1723 msgid "Controls whether compiz is used as the window manager instead of metacity." msgstr "Mengendalikan apakah compiz dipakai sebagai manajer jendela menggantikan metacity." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:1733 msgid "Accessibility Configuration" msgstr "Konfigurasi Aksesibilitas" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1735 msgid "This section describes the accessibility configuration options available in GDM." msgstr "Seksi ini menjelaskan opsi konfigurasi aksesibilitas yang tersedia dalam GDM." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1741 msgid "GDM Accessibility Dialog And GConf Keys" msgstr "Dialog Aksesibilitas GDM Dan Kunci GConf" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1743 msgid "" "The GDM greeter panel at the login screen displays an accessibility icon. Clicking on that icon opens the GDM Accessibility Dialog. In " "the GDM Accessibility Dialog, there is a list of checkboxes, so the user can enable or disable the associated assistive tools." msgstr "" "Panel penyapa GDM pada layar log masuk menampilkan ikon aksesibilitas. Bila ikon tersebut diklik akan membuka Dialog Aksesibilitas GDM. " "Dalam Dialog Aksesibilitas GDM, ada daftar kotak contreng, sehingga pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan perkakas bantu yang " "terkait." #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1750 msgid "" "The checkboxes that correspond to the on-screen keyboard, screen magnifier and screen reader assistive tools act on the three GConf " "keys that are described in the next section of this document. By enabling or disabling these checkboxes, the associated GConf key is " "set to \"true\" or \"false\". When the GConf key is set to true, the assistive tools linked to this GConf key are launched. When the " "GConf key is set to \"false\", any running assistive tool linked to this GConf key are terminated. These GConf keys are not " "automatically reset to a default state after the user has logged in. Consequently, the assistive tools that were running during the " "last GDM login session will automatically be launched at the next GDM login session." msgstr "" "Kotak contreng yang terkait dengan perkakas bantu papan tik pada layar, pembesar layar, dan pembaca layar beraksi pada tiga kunci GConf " "yang diuraikan pada seksi selanjutnya dari dokumen ini. Dengan mengaktifkan atau mematikan kotak-kotak contreng ini, kunci GConf yang " "terkait akan ditata ke \"true\" atau \"false\". Ketika kunci GConf diisi dengan true, perkakas bantu yang terkait ke kunci GConf ini " "diluncurkan. Ketika kunci GConf diisi dengan \"false\", perkakas bantu terkait kunci GConf ini diakhiri bila berjalan. Kunci-kunci " "GConf ini tak direset ke keadaan bawaan secara otomatis setelah pengguna log masuk. Konsekuensinya, perkakas bantu yang berjalan selama " "sesi log masuk terakhir akan otomatis diluncurkan pada sesi log masuk selanjutnya." #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1764 msgid "" "The other checkboxes in the GDM Accessibility Dialog do not have corresponding GConf keys because no additional program is launched to " "provide the accessibility features that they offer. These other options correspond to accessibility features that are provided by the " "Xserver, which is always running during the GDM session." msgstr "" "Kotak contreng lain dalam Dialog Aksesibilitas GDM tak memiliki kunci GConf yang berkaitan karena tak ada program tambahan yang " "diluncurkan untuk menyediakan fitur aksesibilitas yang mereka tawarkan. Ops lain ini berkaitan dengan fitur aksesibilitas yang " "disediakan oleh Xserver, yang selalu berjalan selama sesi GDM." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1774 msgid "Accessibility GConf Keys" msgstr "Kunci GConf Aksesibilitas" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1776 msgid "GDM offers the following GConf keys to control its accessibility features:" msgstr "GDM menawarkan kunci GConf berikut untuk mengendalikan fitur aksesibilitasnya:" #. (itstool) path: variablelist/title #: C/index.docbook:1782 msgid "GDM Configuration Keys" msgstr "Kunci Konfigurasi GDM" #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1785 msgid "/desktop/gnome/interface/accessibility" msgstr "/desktop/gnome/interface/accessibility" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1788 msgid "" "Controls whether the Accessibility infrastructure will be started with the GDM GUI. This is needed for many accessibility technology " "programs to work." msgstr "" "Mengendalikan apakah infrastruktur Aksesibilitas akan dimulai dengan GUI GDM. Ini diperlukan oleh banyak program teknologi " "aksesibilitas agar bekerja." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1796 msgid "/desktop/gnome/applications/at/screen_magnifier_enabled" msgstr "/desktop/gnome/applications/at/screen_magnifier_enabled" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1799 msgid "" "If set, then the assistive tools linked to this GConf key will be started with the GDM GUI program. By default this is a screen " "magnifier application." msgstr "" "Bila ditata, alat asistif yang dikaitkan ke kunci GConf ini akan dimulai dengan program GUI GDM. Secara baku ini adalah aplikasi " "pembesaran layar." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1807 msgid "/desktop/gnome/applications/at/screen_keyboard_enabled" msgstr "/desktop/gnome/applications/at/screen_keyboard_enabled" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1810 msgid "" "If set, then the assistive tools linked to this GConf key will be started with the GDM GUI program. By default this is an on-screen " "keyboard application." msgstr "" "Bila ditata, alat asistif yang dikaitkan ke kunci GConf ini akan dimulai dengan program GUI GDM. Secara baku ini adalah aplikasi papan " "tik di layar." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:1818 msgid "/desktop/gnome/applications/at/screen_reader_enabled" msgstr "/desktop/gnome/applications/at/screen_reader_enabled" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:1821 msgid "" "If set, then the assistive tools linked to this GConf key will be started with the GDM GUI program. By default this is a screen reader " "application." msgstr "" "Bila ditata, alat asistif yang dikaitkan ke kunci GConf ini akan dimulai dengan program GUI GDM. Secara baku ini adalah aplikasi " "pembaca layar." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1832 msgid "Linking GConf Keys to Accessibility Tools" msgstr "Mengaitkan Kunci GConf ke Alat Aksesibilitas" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1834 msgid "" "For the screen_magnifier_enabled, the screen_keyboard_enabled, and the screen_reader_enabled GConf keys, the assistive tool which gets " "launched depends on the desktop files located in the GDM autostart directory as described in the \"Autostart Configuration\" section of " "this manual. Any desktop file in the GDM autostart directory can be linked to these GConf key via specifying that GConf key in the " "AutostartCondition value in the desktop file. So the exact AutostartCondition line in the desktop file could be one of the following:" msgstr "" "Untuk kunci GConf screen_magnifier_enabled, screen_keyboard_enabled, dan screen_reader_enabled, perkakas asistif yang diluncurkan " "bergantung kepada berkas desktop yang terletak di direktori autostart GDM sebagaimana diuraikan dalam bagian \"Konfigurasi Mulai " "Otomatis\" dari manual ini. Sebarang berkas desktop dalam direktori autostart GDM dapat ditautkan ke kunci GConf ini dengan menyatakan " "kunci GConf itu dalam nilai AutostartCondition pada berkas desktop. Maka baris AutostartCondition dalam berkas desktop secara persis " "bisa salah satu dari berikut:" #. (itstool) path: sect3/screen #: C/index.docbook:1846 #, no-wrap msgid "" "\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_keyboard_enabled\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_magnifier_enabled\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_reader_enabled\n" msgstr "" "\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_keyboard_enabled\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_magnifier_enabled\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_reader_enabled\n" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1852 msgid "" "When an accessibility key is true, then any program which is linked to that key in a GDM autostart desktop file will be launched " "(unless the Hidden key is set to true in that desktop file). A single GConf key can even start multiple assistive tools if there are " "multiple desktop files with this AutostartCondition in the GDM autostart directory." msgstr "" "Ketika suatu kunci aksesibilitas berisi true, maka sebarang program yang ditautkan ke kunci tersebut dalam suatu berkas desktop " "autostart GDM akan diluncurkan (kecuali kunci Tersembunyi diisi true dalam berkas desktop tersebut). Suatu kunci GConf tunggal bahkan " "dapat memulai beberapa perkakas asistif bila ada beberapa berkas desktop dengan AutostartCondition ini dalam direktori autostart GDM." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:1862 msgid "Example Of Modifying Accessibility Tool Configuration" msgstr "Contoh Pengubahan Konfigurasi Alat Aksesibilitas" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1864 msgid "" "For example, if GNOME is distributed with GOK as the default on-screen keyboard, then this could be replaced with a different program " "if desired. To replace GOK with the on-screen keyboard application \"onboard\" and additionally activate the assistive tool " "\"mousetweaks\" for dwelling support, then the following configuration is needed." msgstr "" "Sebagai contoh, bila GNOME didistribusikan dengan GOK sebagai papan tik pada layar bawaan, maka ini dapat digantikan dengan program " "lain bila dikehendaki. Untuk mengganti GOK dengan aplikasi papan tik pada layar \"onboard\" dan sebagai tambah mengaktifkan perkakas " "asistif \"mousetweaks\" untuk dukungan dwelling, maka konfigurasi berikut diperlukan." #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1872 msgid "" "Create a desktop file for onboard and a second one for mousetweaks; for example, onboard.desktop and mousetweaks.desktop. These files " "must be placed in the GDM autostart directory and be in the format as explained in the \"Autostart Configuration\" section of this " "document." msgstr "" "Buatlah suatu berkas desktop bagi onboard dan yang kedua bagi mousetweaks; sebagai contoh, onboard.desktop dan mousetweaks.desktop. " "Berkas-berkas ini mesti ditempatkan dalam direktori autostart GDM dan dalam format yang diterangkan dalam bagian \"Konfigurasi Mulai " "Otomatis\" dari dokumen ini." #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1880 msgid "The following is an example onboard.desktop file:" msgstr "Berikut ini adalah contoh berkas onboard.desktop:" #. (itstool) path: sect3/screen #: C/index.docbook:1884 #, no-wrap msgid "" "\n" "[Desktop Entry]\n" "Encoding=UTF-8\n" "Name=Onboard Onscreen Keyboard\n" "Comment=Use an on-screen keyboard\n" "TryExec=onboard\n" "Exec=onboard --size 500x180 -x 20 -y 10\n" "Terminal=false\n" "Type=Application\n" "StartupNotify=true\n" "Categories=GNOME;GTK;Accessibility;\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_keyboard_enabled\n" msgstr "" "\n" "[Desktop Entry]\n" "Encoding=UTF-8\n" "Name=Onboard Onscreen Keyboard\n" "Comment=Use an on-screen keyboard\n" "TryExec=onboard\n" "Exec=onboard --size 500x180 -x 20 -y 10\n" "Terminal=false\n" "Type=Application\n" "StartupNotify=true\n" "Categories=GNOME;GTK;Accessibility;\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_keyboard_enabled\n" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1898 msgid "The following is an example mousetweaks.desktop file:" msgstr "Berikut ini adalah contoh berkas mousetweaks.desktop:" #. (itstool) path: sect3/screen #: C/index.docbook:1903 #, no-wrap msgid "" "\n" "[Desktop Entry]\n" "Encoding=UTF-8\n" "Name=Software Mouse-Clicks\n" "Comment=Perform clicks by dwelling with the pointer\n" "TryExec=mousetweaks\n" "Exec=mousetweaks --enable-dwell -m window -c -x 20 -y 240 \n" "Terminal=false\n" "Type=Application\n" "StartupNotify=true\n" "Categories=GNOME;GTK;Accessibility;\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_keyboard_enabled\n" msgstr "" "\n" "[Desktop Entry]\n" "Encoding=UTF-8\n" "Name=Software Mouse-Clicks\n" "Comment=Perform clicks by dwelling with the pointer\n" "TryExec=mousetweaks\n" "Exec=mousetweaks --enable-dwell -m window -c -x 20 -y 240 \n" "Terminal=false\n" "Type=Application\n" "StartupNotify=true\n" "Categories=GNOME;GTK;Accessibility;\n" "AutostartCondition=GNOME /desktop/gnome/applications/at/screen_keyboard_enabled\n" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1917 msgid "Note the line with the AutostartCondition that links both desktop files to the GConf key for the on-screen keyboard." msgstr "Perhatikan baris dengan AutostartCondition yang menautkan kedua berkas desktop ke kunci GConf bagi papan tik pada layar." #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1922 msgid "" "To disable GOK from starting, the desktop file for the GOK on-screen keyboard must be removed or deactivated. Otherwise onboard and GOK " "would simultaneously be started. This can be done by removing the gok.desktop file from the GDM autostart directory, or by adding the " "\"Hidden=true\" key setting to the gok.desktop file." msgstr "" "Untuk mencegah GOK dimulai, berkas desktop bagi papan tik pada layar GOK mesti dihapus atau dimatikan. Bila tidak maka onboard dan GOK " "akan dimulai secara simultan. Ini dapat dilakukan dengan menghapus berkas gok.desktop dari direktori mulai-sendiri GDM atau dengan " "menambahkan pengaturan kunci \"Hidden=true\" ke berkas gok.desktop." #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:1930 msgid "" "After making these changes, GOK will no longer be started when the user activates the on-screen keyboard in the GDM session; but " "onboard and mousetweaks will instead be launched." msgstr "" "Setelah membuat perubahan ini, GOK tak akan lagi dimulai ketika pengguna mengaktifkan papan tik pada layar dalam sesi GDM, tapi sebagai " "gantinya yang akan diluncurkan adalah onboard dan mousetweaks." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:1939 msgid "General Session Settings" msgstr "Tatanan Sesi Umum" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1948 msgid "" "The GDM Greeter uses some of the same framework that your desktop session will use. And so, it is influenced by a number of the same " "GConf settings. For each of these settings the Greeter will use the default value unless it is specifically overridden by a) GDM's " "installed mandatory policy b) system mandatory policy. GDM installs its own mandatory policy to lock down some settings for security." msgstr "" "Penyapa GDM memakai beberapa dari framework yang sama dengan yang akan dipakai oleh sesi desktop Anda. Maka itu dipengaruhi oleh " "sejumlah pengaturan GConf yang sama. Bagi setiap pengaturan ini Penyapa akan memakai nilai bawaan kecuali ditimpa secara spesifik oleh " "a) kebijakan wajib terpasang GDM b) kebijakan wajib sistem. GDM memasang kebijakan wajibnya sendiri untuk mengunci beberapa pengaturan " "demi keamanan." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:1959 msgid "GNOME Settings Daemon" msgstr "Daemon Penataan GNOME" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1972 msgid "GDM enables the following gnome-settings-daemon plugins: a11y-keyboard, background, sound, xsettings." msgstr "GDM mengaktifkan plugin gnome-settings-daemon berikut: a11y-keyboard, background, sound, xsettings." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1977 msgid "These are responsible for things like the background image, font and theme settings, sound events, etc." msgstr "Ini bertanggungjawab bagi hal-hal seperti gambar latar, pengaturan fonta dan tema, kejadian-kejadian bersuara, dsb." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1982 msgid "" "Plugins can also be disabled using GConf. For example, if you want to disable the sound plugin then unset the following key: /" "apps/gdm/simple-greeter/settings-manager-plugins/sound/active." msgstr "" "Plugin juga dapat dinonaktifkan memakai GConf. Sebagai contoh, bila Anda ingin mematikan plugin suara maka hapuskan tatanan kunci " "berikut: /apps/gdm/simple-greeter/settings-manager-plugins/sound/active." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:1990 msgid "GDM Session Configuration" msgstr "Konfigurasi Sesi GDM" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1992 msgid "" "GDM sessions are specified using the FreeDesktop.org Desktop Entry Specification, which can be referenced at the following URL: http://www.freedesktop.org/wiki/Specifications/desktop-entry-" "spec." msgstr "" "Sesi GDM dinyatakan memakai Spesifikasi Entri Desktop FreeDesktop.org, yang dapat dirujuk pada URL berikut: http://www.freedesktop.org/wiki/Specifications/desktop-entry-spec." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:1999 msgid "" "By default, GDM will install desktop files in the <share>/xsessions directory. GDM will search the following " "directories in this order to find desktop files: <etc>/X11/sessions/, <dmconfdir>/Sessions, <share>/xsessions, and <share>/gdm/BuiltInSessions. By default the " "<dmconfdir> is set to <etc>/dm/ unless GDM is configured to use a different " "directory via the \"--with-dmconfdir\" option." msgstr "" "Secara baku, GDM akan memasang berkas desktop dalam direktori <share>/xsessions. GDM akan mencari dalam " "direktori berikut, sesuai urutan, untuk mencari berkas desktop: <etc>/X11/sessions/, <" "dmconfdir>/Sessions, <share>/xsessions, dan <share>/gdm/BuiltInSessions. Secara baku <dmconfdir> ditata ke <etc>/dm/ kecuali GDM ditata untuk " "memakai direktori lain melalui opsi \"--with-dmconfdir\"." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:2012 msgid "A session can be disabled by editing the desktop file and adding a line as follows: Hidden=true." msgstr "Suatu sesi dapat dimatikan dengan menyunting berkas desktop dan menambahkan baris berikut: Hidden=true." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:2017 msgid "" "GDM desktop files support a GDM-specific extension, a key named \"X-GDM-BypassXsession\". If the key is not specified in a desktop " "file, the value defaults to \"false\". If this key is specified to be \"true\" in a desktop file, then GDM will launch the program " "specified by the desktop file \"Exec\" key directly when starting the user session. It will not run the program via the <" "etc>/gdm/Xsession script, which is the normal behavior. Since bypassing the <etc>/gdm/Xsession " "script avoids setting up the user session with the normal system and user settings, sessions started this way can be useful for " "debugging problems in the system or user scripts that might be preventing a user from being able to start a session." msgstr "" "Berkas desktop GDM mendukung ekstensi spesifik GDM, suatu kunci bernama \"X-GDM-BypassXsession\". Bila kunci itu tak dinyatakan dalam " "suatu berkas desktop, nilai bawaannya adalah \"false\". Bila kunci ini dinyatakan dengan nilai \"true\" dalam suatu berkas desktop, " "maka GDM akan meluncurkan program yang dinyatakan oleh kunci \"Exec\" berkas desktop secara langsung ketika mengawali sesi pengguna. " "Itu tidak akan menjalankan program melalui skrip <etc>/gdm/Xsession, yang merupakan perilaku normal. Karena " "mem-bypass skrip <etc>/gdm/Xsession menghindari menyiapkan sesi pengguna dengan pengaturan pengguna dan " "sistem normal, sesi yang dimulai dengan cara ini dapat berguna untuk mengawakutu masalah dalam skrip pengguna atau sistem yang mungkin " "mencegah seorang pengguna untuk mengawali suatu sesi." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:2036 msgid "GDM User Session and Language Configuration" msgstr "Konfigurasi Bahasa dan Sesi Pengguna GDM " #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:2037 msgid "" "The user's default session and language choices are stored in the ~/.dmrc file. When a user logs in for the first " "time, this file is created with the user's initial choices. The user can change these default values by simply changing to a different " "value when logging in. GDM will remember this change for subsequent logins." msgstr "" "Pilihan bahasa dan sesi baku pengguna disimpan di dalam berkas ~/.dmrc. Ketika pengguna log masuk untuk pertama " "kali, berkas ini dibuat dan diisi dengan pilihan awal pengguna. Pengguna dapat mengubah nilai bawaan ini hanya dengan mengubah ke nilai " "yang berbeda ketika sedang log masuk. GDM akan mengingat perubahan ini untuk log masuk seterusnya." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:2045 msgid "" "The ~/.dmrc file is in the standard INI format. It has one section called " "[Desktop] which has two keys: Session and Language." msgstr "" "Berkas ~/.dmrc memakai standar format INI. Dia memiliki satu bagian bernama " "[Desktop] yang memiliki dua kunci: Session dan Language." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:2052 msgid "" "The Session key specifies the basename of the session .desktop file that the user wishes to " "normally use without the .desktop extension. The Language key specifies the language that the " "user wishes to use by default. If either of these keys is missing, the system default is used. The file would normally look as follows:" msgstr "" "Kunci Session menyatakan nama basis dari berkas .desktop sesi yang biasanya ingin dipakai " "oleh pengguna tanpa ekstensi .desktop. Kunci Language menyatakan bahasa bawaan yang ingin " "dipakai oleh pengguna. Bila salah satu kunci tersebut hilang, akan dipakai bawaan sistem. Berkas biasanya nampak sebagai berikut:" #. (itstool) path: sect2/screen #: C/index.docbook:2061 #, no-wrap msgid "" "\n" "[Desktop]\n" "Session=gnome\n" "Language=cs_CZ.UTF-8\n" msgstr "" "\n" "[Desktop]\n" "Session=gnome\n" "Language=id_ID.UTF-8\n" #. (itstool) path: sect1/title #: C/index.docbook:2073 msgid "GDM Commands" msgstr "Perintah GDM" #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:2076 msgid "GDM Root User Commands" msgstr "Perintah Pengguna Root GDM" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:2078 msgid "The GDM package provides the following commands in sbindir intended to be run by the root user:" msgstr "Paket GDM menyediakan perintah berikut di sbindir yang dimaksudkan untuk dijalankan oleh pengguna root:" #. (itstool) path: sect3/title #. (itstool) path: variablelist/title #: C/index.docbook:2084 C/index.docbook:2092 msgid "gdm Command Line Options" msgstr "Opsi Perintah Baris gdm" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:2086 msgid "gdm is the main daemon which sets up graphical login environment and starts necessary helpers." msgstr "gdm adalah daemon utama yang menyiapkan lingkungan log masuk grafis dan memulai para pembantu yang diperlukan." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:2095 msgid "-?, --help" msgstr "-?, --help" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:2097 msgid "Gives a brief overview of the command line options." msgstr "Memberi kilasan singkat atas opsi perintah baris." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:2104 msgid "--fatal-warnings" msgstr "--fatal-warnings" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:2106 msgid "Make all warnings cause GDM to exit." msgstr "Buat semua peringatan menyebabkan GDM keluar." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:2113 msgid "--timed-exit" msgstr "--timed-exit" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:2115 msgid "Exit after 30 seconds. Useful for debugging." msgstr "Keluar setelah 30 detik. Berguna untuk pengawakutuan." #. (itstool) path: varlistentry/term #: C/index.docbook:2122 msgid "--version" msgstr "--version" #. (itstool) path: listitem/para #: C/index.docbook:2124 msgid "Print the version of the GDM daemon." msgstr "Cetak versi daemon GDM." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:2133 msgid "gdm-restart Command Line Options" msgstr "Opsi Perintah Baris gdm-restart" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:2135 msgid "" "gdm-restart stops and restarts GDM by sending the GDM daemon a HUP signal. This command will immediately terminate " "all sessions and log out users currently logged in with GDM." msgstr "" "gdm-restart menghentikan dan memulai ulang GDM dengan mengirim sinyal HUP ke daemon GDM. Perintah ini akan seketika " "menghentikan semua sesi dan melog keluar pengguna yang sedang log masuk dengan GDM." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:2143 msgid "gdm-safe-restart Command Line Options" msgstr "Opsi Perintah Baris gdm-safe-restart" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:2145 msgid "" "gdm-safe-restart stops and restarts GDM by sending the GDM daemon a USR1 signal. GDM will be restarted as soon as " "all users log out." msgstr "" "gdm-safe-restart menghentikan dan memulai ulang GDM dengan mengirim sinyal USR1 ke daemon GDM. GDM akan direstart " "segera setelah semua pengguna log keluar." #. (itstool) path: sect3/title #: C/index.docbook:2153 msgid "gdm-stop Command Line Options" msgstr "Opsi Perintah Baris gdm-stop" #. (itstool) path: sect3/para #: C/index.docbook:2155 msgid "gdm-stop stops GDM by sending the GDM daemon a TERM signal." msgstr "gdm-stop menghentikan GDM dengan cara mengirim sinyal TERM ke daemon GDM." #. (itstool) path: sect1/title #: C/index.docbook:2166 msgid "Troubleshooting" msgstr "Penanganan Masalah" #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:2174 msgid "" "This section discusses helpful tips for getting GDM working. In general, if you have a problem using GDM, you can submit a bug or send " "an email to the gdm-list mailing list. Information about how to do this is in the Introduction section of the document." msgstr "" "Bagian ini membahas petunjuk-petunjuk yang berguna agar GDM dapat berjalan. Secara umum, bila Anda menemui masalah saat memakai GDM, " "Anda dapat mengirim kutu atau surel ke milis gdm-list. Informasi tentang bagaimana melakukan ini ada pada bagian pengantar dokumen ini." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:2181 msgid "" "If GDM is failing to work properly, it is always a good idea to include debug information. To enable debugging, set the debug/Enable " "key to \"true\" in the <etc>/gdm/custom.conf file and restart GDM. Then use GDM to the point where it fails, " "and debug output will be sent to the system log file (<var>/log/messages or <var>/adm/" "messages depending on your Operating System). If you share this output with the GDM community via a bug report or email, " "please only include the GDM related debug information and not the entire file since it can be large. If you do not see any GDM syslog " "output, you may need to configure syslog (refer to the syslog man page)." msgstr "" "Bila GDM gagal bekerja dengan benar, sangat baik untuk menyertakan informasi awakutu. Untuk mengaktifkan pengawakutuan, tata kunci " "debug/Enable ke \"true\" di berkas <etc>/gdm/custom.conf dan mulai ulang GDM. Lalu gunakan GDM sampai titik " "kegagalan, dan keluaran awakutu akan dikirim ke berkas log sistem (<var>/log/messages atau <" "var>/adm/messages bergantung kepada Sistem Operasi Anda). Bila Anda berbagi keluaran ini dengan komunitas GDM melalui " "laporan kutu atau surel, mohon hanya sertakan informasi awakutu yang terkait GDM dan bukan seluruh berkas karena itu bisa jadi besar. " "Bila Anda tidak melihat keluaran syslog GDM apapun, mungkin Anda perlu menata ulang syslog (lihat halaman man syslog)." #. (itstool) path: sect2/title #: C/index.docbook:2197 msgid "GDM Will Not Start" msgstr "GDM Tidak Akan Dimulai" #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:2199 msgid "" "There are a many problems that can cause GDM to fail to start, but this section will discuss a few common problems and how to approach " "tracking down a problem with GDM starting. Some problems will cause GDM to respond with an error message or dialog when it tries to " "start, but it can be difficult to track down problems when GDM fails silently." msgstr "" "Banyak masalah yang dapat menyebabkan GDM gagal berjalan, tapi bagian ini akan membahas beberapa masalah umum dan bagaimana melacak " "suatu masalah memulai GDM. Beberapa masalah akan menyebabkan GDM merespon dengan pesan galat atau dialog ketika ia mencoba memulai, " "tapi bisa menjadi sulit melacak masalah ketika GDM gagal diam-diam." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:2208 msgid "" "First make sure that the Xserver is configured properly. The GDM configuration file contains a command in the [server-Standard] section " "that is used for starting the Xserver. Verify that this command works on your system. Running this command from the console should " "start the Xserver. If it fails, then the problem is likely with your Xserver configuration. Refer to your Xserver error log for an idea " "of what the problem may be. The problem may also be that your Xserver requires different command-line options. If so, then modify the " "Xserver command in the GDM configuration file so that it is correct for your system." msgstr "" "Pertama pastikan bahwa Xserver ditata dengan benar. Berkas konfigurasi GDM memuat suatu perintah di bagian [server-Standard] yang " "dipakai untuk memulai Xserver. Periksa bahwa perintah ini bekerja baik pada sistem Anda. Menjalankan perintah ini dari konsol mestinya " "memulai Xserver. Bila gagal, maka masalahnya boleh jadi pada konfigurasi Xserver Anda. Lihat log galat Xserver Anda untuk ide apa " "kemungkinan masalahnya. Masalah mungkin juga karena bahwa Xserver Anda memerlukan opsi perintah baris yang berbeda. Bila begitu, maka " "ubahlah perintah Xserver di berkas konfigurasi GDM sehingga tepat bagi sistem Anda." #. (itstool) path: sect2/para #: C/index.docbook:2221 msgid "" "Also make sure that the /tmp directory has reasonable ownership and permissions, and that the machine's file " "system is not full. These problems will cause GDM to fail to start." msgstr "" "Pastikan juga bahwa direktori /tmp memiliki kepemilikan dan ijin yang memadai, dan sistem berkas mesin tak penuh. " "Masalah-masalah ini akan menyebabkan GDM gagal dijalankan." #. (itstool) path: sect1/title #: C/index.docbook:2232 msgid "License" msgstr "Lisensi" #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:2233 msgid "" "This program is free software; you can redistribute it and/or modify it under the terms of the GNU General Public License as published by the Free Software Foundation; either version 2 of the " "License, or (at your option) any later version." msgstr "" "Program ini adalah perangkat lunak bebas; Anda dapat menyebarluaskannya dan/atau mengubahnya di bawah syarat GNU General Public License sebagaimana dipublikasikan oleh Free Software Foundation; " "baik versi 2 dari Lisensi, atau (terserah pilihan Anda) versi setelahnya." #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:2241 msgid "" "This program is distributed in the hope that it will be useful, but WITHOUT ANY WARRANTY; without even the implied warranty of " "MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE. See the GNU General Public License for more details." msgstr "" "Program ini didistribusikan dengan harapan akan berguna, tetapi TANPA ADANYA JAMINAN; termasuk tanpa jaminan KETERDAGANGAN atau " "KECOCOKAN UNTUK TUJUAN TERTENTU. Lihat GNU General Public License untuk rincian lebih lanjut." #. (itstool) path: para/address #: C/index.docbook:2255 #, no-wrap msgid "" "\n" " Free Software Foundation, Inc.\n" " 51 Franklin Street, Fifth Floor\n" " Boston, MA 02110-1301\n" " USA\n" " " msgstr "" "\n" " Free Software Foundation, Inc.\n" " 51 Franklin Street, Fifth Floor\n" " Boston, MA 02110-1301\n" " USA\n" " " #. (itstool) path: sect1/para #: C/index.docbook:2247 msgid "" "A copy of the GNU General Public License is included as an appendix to the GNOME Users Guide. You may also obtain a copy of the GNU General Public License from the Free Software Foundation by " "visiting their Web site or by writing to <_:address-1/>" msgstr "" "Suatu salinan dari GNU General Public License disertakan sebagai lampiran dari Panduan Pengguna " "GNOME. Anda juga dapat memperoleh salinan dari GNU General Public License dari Free Software " "Foundation dengan mengunjungi laman Web mereka atau dengan mengirim surat ke <_:" "address-1/>" #. (itstool) path: para/ulink #: C/legal.xml:9 msgid "link" msgstr "taut" #. (itstool) path: legalnotice/para #: C/legal.xml:2 msgid "" "Permission is granted to copy, distribute and/or modify this document under the terms of the GNU Free Documentation License (GFDL), " "Version 1.1 or any later version published by the Free Software Foundation with no Invariant Sections, no Front-Cover Texts, and no " "Back-Cover Texts. You can find a copy of the GFDL at this <_:ulink-1/> or in the file COPYING-DOCS distributed with this manual." msgstr "" "Hak diberikan untuk menyalin, mendistribusikan, dan/atau mengubah dokumen ini di bawah persyaratan GNU Free Documentation License " "(GFDL, Lisensi Dokumentasi Bebas GNU), Versi 1.1 atau sebarang versi setelahnya yang dipublikasikan oleh Free Software Foundation tanpa " "Invariant Section, tanpa Front-Cover Texts, dan tanpa Back-Cover Texts. Anda dapat menemukan salinan dari GFDL pada <_:ulink-1/> ini " "atau di dalam berkas COPYING-DOCS yang didistribusikan bersama panduan ini."